by

Audiensi di BUMN, Pak Pos Minta Erick Tohir Rombak Total Direksi & Komisaris Pos Indonesia

-Ekonomi-812 views

JAKARTA – Para pentolan Serikat Pekerja Pos Indonesia Kuat Bermartabat (SPPIKB) menyambangi Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (20/11/2019). Kedatangannya di Kantor yang dipimpin Erick Tohir itu, perwakilan SPPIKB disambut dan melakukan audiensi dengan Wamen-1 BUMN.

Ketua Umum SPPIKB Ahmad Komarudin membeberkan poin audiensi dengan wakil Erick Tohir di Kantor BUMN. Dia menyebut beberapa persoalan yang menjadi biang kegaduhan polemik di internal Pos Indonesia selama ini. Mulai dari persoalan hukum yang pernah menyeret Direksi PT Pos Indonesia sebelumnya, yakni dari tahun 2006 hingga 2014. Ada yang harus masuk jeruji besi karena diduga bermain diskon kiriman melalui SE Direksi dan sebagai terdakwa dalam kasus pengadaan perangkat portabel data terminal (PDT).

Komarudin mengapresiasi gebrakan bersih-bersih yang dilakukan oleh Kementerian BUMN saat ini, seperti bersih-bersih terhadap Deputi bagian dari masalah masa lalu. Pihaknya juga meminta agar BUMN bisa lebih peka melakukan pengecekan pengadaan perangkat mesin sort auto “Convenyor”. Mereka tak ingin barang mewah senilai 11 Miliar itu mangkrak tak terpakai sehingga merugikan negara.

“Kami juga sangat berharap Kementerian juga melakukan hal yang sama di PT Pos Indonesia, membersihkan Direksi dan Komisaris PT Pos yang diduga memiliki rangkaian lingkaran masalah masa lalu,” tegas Komarudin saat dihubungi melalui saluran telepon, Rabu (20/11/2019).

Komarudin yang menghadiri acara Conference UNI Apro Serikat Pekerja Asia Pasifik di Nepal itu berpesan kepada Bos BUMN Erick Tohir untuk merombak total Direksi yang ada di Pos Indonesia.

“Jangan ada lagi Direksi bermasalah kepada kami. Bukan apa-apa, kalau sudah seperti ini, maka kami akan yang menjadi korbannya,” tukasnya.

Comment

News Feed