CILACAP – Menyikapi masih maraknya paham radikalisme di Indonesia saat ini, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Imam Ghazali (IAIIG) Cilacap menggelar Seminar Kebangsaan bertemakan “Menelisik akar radikalisme dakwah melalui media serta menanggulangi radikalisme agama pada zaman now”.
Dalam kesempatan tersebut, salah satu pemateri yakni Ahmad Tohari mengatakan bahwa penanggulangan radikalisme di era zaman now harus menyentuh kalangan muda yakni generasi milenial bangsa Indonesia.
“Pemahaman agama dan nasionalisme berbasis persatuan dan kesatuan harus ditanamkan ke dalam diri generasi milenial kita, agar mereka paham bagaimana seharusnya berbangsa dan bernegara dalam kemajemukan,” kata Kiyai Tohari dalam tausiyahnya di aula Gedung Al Ghazali, IAIIG, Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (29/7/2018).
Budayawan ini juga berharap agar peran kampus sebagai lembaga pendidikan formil turut andil dalam upaya deradikalisasi baik melalui jaringan internal kampus maupun melalui sarana dan prasarana teknologi informasi seperti internet.

“Pemahaman agama dan nasionalisme harus dilakukan secara masif baik melalui media online dan sebagainya. Peran kampus juga penting agar generasi muda kita tidak mudah terpapar paham radikal yang berujung pada intoleransi dan terorisme,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, para Mahasiswa dan tamu undangan mengikuti rangkaian acara tersebut dengan seksama. Bahkan meraka juga sepakat dengan upaya deradikalisme yang dibahas dalam pertemuan seminar kebangsaan itu.




















Tinggalkan Balasan