Jakarta – Kinerja Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar sepanjang tahun 2023 , mendapat apresiasi dari Masyarakat dan Aktivis Lingkungan yang tergabung di dalam KEMAH Indonesia (Komite Pemuda Menjaga Hutan Indonesia). Hal tersebut disampaikan Heru Purwoko, Kordinator KEMAH Indonesia, Jumat (22/12/2023) di Resto Ampera Jakarta dalam Kegiatan yang bertajuk Catatan Akhir Tahun KEMAH Indonesia 2023 .

KEMAH Indonesia menyebutkan kerja – kerja KLHK, salah satu kementerian yang paling banyak bersentuhannya dengan masyarakat langsung selain tentu saja dengan alam dan lingkungan hidup.

“Meskipun memiliki anggaran yang sangat terbatas dibandingkan kementerian lainnya, namun capaian- capaian kinerja Menteri Siti Nurbaya beserta jajarannya dapat dikatakan sangat positif. Hal tersebut di rasa langsung manfaatnya oleh rakyat.” ungkap Heru.

Diantaranya KEMAH Indonesia mencatat Program Perhutanan Sosial KLHK yang terus berjalan sampai dengan tahun 2023 ini .

KEMAH Indonesia mencatat di tahun ini, KLHK yang dipimpin Siti Nurbaya Bakar terus melakukan upaya maksimal dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Indonesia.

“KLHK aktif mengupayakan kegiatan-kegiatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan sejak prediksi fenomena El Nino di awal tahun 2023. Mulai dari upaya-upaya pencegahan, pemadaman, dan penanggulangan pasca karhutla terus ditingkatkan pada bulan September – Oktober yang menjadi puncak musim kemarau tahun ini.” tegasnya.

Menurut Heru Purwoko, berdasarkan data yang ada luas Kebakaran Hutan dan Lahan dibandingkan Per November 2023, luas kebakaran hutan dan lahan yang terjadi per November 2019, tercatat angka sebanyak 1,43 juta hektare dengan total luas terbakar hingga penutupan tahun mencapai 1,64 juta hektare.

Sedangkan, luas kebakaran hutan dan lahan di Indonesia per November 2023 hanya berjumlah 994.313 hektare dengan proyeksi luas keseluruhan mencapai 1,1 juta hektare pada Desember 2023 hal ini menurut KEMAH Indonesia adalah sebuah upaya nyata yang dilakukan Jajaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di bawah Pimpinan Menteri Siti Nurbaya Bakar .

Terkait dengan penindakan terhadap mereka yang melakukan pembakaran hutan dan lahan yang merugikan negara, KEMAH Indonesia mencatat tindakan tegas yang sudah dilakukan oleh jajaran KLHK. KEMAH Indonesia mencatat di tahun 2023 KLHK menerapkan penegakan hukum berlapis untuk menjerat para pelaku yang terbukti menyebabkan peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.

“KLHK bersama Kejaksaan Agung dan Polri telah bekerja sama untuk menegakkan pidana hukum terpadu untuk memudahkan proses pemberian sanksi.” tegasnya.

Pemerintah melalui KLHK juga terus melakukan tindakan tegas kepada siapa saja para pelaku kejahatan lingkungan dan kehutanan.

“Penegakan hukum bagi korporasi yang terlibat kebakaran hutan dan lahan, baik tindakan secara administrasi, pidana, maupun perdata tidak bisa di anggap main-main ,” tegas Heru Purwoko.

Heru Purwoko menilai menjadi seorang Menteri LHK sangatlah tidak mudah. Menteri LHK itu memiliki tugas beban berat yang diamanatkan padanya.

“Siti Nurbaya Bakar adalah sosok Menteri yang kerap bekerja dengan senyap tanpa banyak bicara atau menimbulkan kegaduhan dan bisa disebut sebagai salah satu menteri yang sangat diandalkan oleh Presiden Jokowi selama 10 tahun di dalam kabinet.” ujarnya.

Aktivis KEMAH Indonesia menyebutkan bahwa masyarakat sangat puas atas apa yang telah dilakukan, dikerjakan Menteri Siti Nurbaya beserta jajarannya di KLHK masih diperlukannya dukungan dari seluruh pihak agar di tahun-tahun 2024 mendatang program KLHK “Geliat Pengelolaan Hutan dan Lingkungan Hidup di Seluruh Provinsi Seiring Pertumbuhan Ekonomi yang Semakin Merata” dapat berjalan dengan sesuai yang di rencanakan KLHK.

“Kami yakin di tahun 2024 capaian kinerja Menteri Siti Nurbaya dan Jajaran KLHK lebih baik dari tahun 2023.” tutupnya.