by

Hoax Vaksin Covid-19 Beredar, Lawan! Jangan Kasih Tempat

-Berita-4,158 views

Jika dunia saat ini sedang sakit menghadapi pandemi COVID-19, hal yang sama terjadi juga di dunia maya yang sebenarnya juga tidak jauh dari kata “baik-baik saja”. Saat raga terpenjara untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona, para jiwa yang haus informasi dan komunikasi yang sejatinya dilakukan secara fisik, kini beralih ke virtual.

Platform digital seakan kedatangan tamu yang bermigrasi dari negeri analog. Pembicaraan publik kini lebih besar dilakukan di ruang digital, yang mengantarkan pada persoalan lain, yaitu hoax. Selain perang tak kasat mata secara fisik dengan Virus Corona, “genjatan senjata” secara virtual juga terpaksa dilakukan dengan hoax.

Hal ini disadari betul oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang mulai mendeteksi hoax Virus Corona pada akhir Januari. Berdasarkan pantauan kementerian, sebaran hoax terkait COVID-19 cenderung meningkat.

Kominfo pada saat itu mengatakan menindaklanjuti temuan tersebut dengan memblokir konten-konten hoax dan disinformasi yang berkaitan dengan Virus Corona. Bahkan, Menkominfo Johnny G Plate secara tegas mengatakan menyatakan mereka akan menindak orang-orang yang menyebarkan hoax yang berkaitan dengan COVID-19 melalui kerja sama dengan Polri.

Upaya perangi hoax

Setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan kasus pertama COVID-19 di Indonesia pada Maret 2020, informasi seputar pandemi menjadi berlimpah ruah. Bak dua sisi mata uang, informasi tersebut bisa menjadi “makanan” yang menyehatkan, namun juga bisa menjadi racun berdampak buruk pada psikologis maupun perilaku masyarakat.

Melimpahnya pemberitaan seputar pandemi yang memunculkan kecemasan, frustasi, bahkan berdampak pada “panic buying,” serta efek sosial yang tidak sekadar khawatir tapi justru malah berperilaku yang tidak sejalan karena kecenderungan disinformasi.

Sementara itu, dari 23 Januari hingga 3 Februari 2020, Kominfo mencatat terdapat 54 hoax mengenai Virus Corona yang beredar di media sosial maupun aplikasi pesan instan.

Satu tahun berselang, Kominfo tak henti berjuang. Terlebih, hoax mengenai vaksin COVID-19 seakan menyerang. Dari pantauan di ruang digital, hingga 31 Januari 2021, Kominfo telah menemukan 1.396 isu hoax COVID-19 dan 92 isu hoax terkait vaksin COVID-19.

Isu hoax vaksin COVID-19 tersebar dalam 2.209 konten di Facebook, Instagram, Twitter dan YouTube, “di mana 1.926 konten sudah diblokir. Sisanya dalam proses,” kata Menkominfo Johnny G Plate, dalam rapat bersama Komisi I DPR pada awal bulan ini.

Comment

News Feed