by

Pengamat IPI: Diserang Isu PKI, PDIP Semakin Dewasa

-Polhukam-3,498 views

JAKARTA – Pengamat Politik IPI Karyono Wibowo menilai respon PDIP dalam menyikapi aksi pembakaran bendera dengan menempuh jalur hukum sudah tepat.

“Menempuh jalur hukum merupakan pilihan terbaik bagi PDIP dalam menyikapi aksi pembakaran bendera daripada membalas dengan aksi jalanan,” tegas Karyono, dalam pesan rilisnya, hari ini.

Menurutnya, sebagai partai yang sudah malang melintang dalam pergulatan politik nasional, PDIP tentu berpengalaman dalam menghadapi tantangan. PDIP sudah teruji mampu melewati tantangan yang lebih berat saat menghadapi tekanan rezim orde baru.

“Berangkat dari pengalaman itu tentu semakin mendewasakan PDIP dalam menghadapi setiap gejolak yang datang,” kata dia.

Dikatakannya, sikap untuk menempuh jalur hukum dalam merespon aksi penolakan yang disertai pembakaran bendera itu, menunjukkan PDIP sudah mencium adanya provokasi yang ingin membenturkan PDIP dengan umat islam dengan memanfaatkan isu penolakan RUU Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) yang diframing secara sistematis.

Karenanya, kata dia, mengambil langkah hukum merupakan pilihan yang bijak untuk menghindari bentrokan yang kontra produktif. Apalagi, di tengah situasi pandemi covid-19 ini sangat sensitif untuk memicu kondisi chaos.

“Dampak pandemi ini telah meningkatkan kerawanan sosial. Karenannya, diperlukan ekstra kewaspadaan terhadap pelbagai potensi yang dapat memicu konflik,” sebutnya.

Karyono melanjutkan situasi pandemi ini seperti padang ilalang di musim kemarau yang mudah terbakar. Indikasi adanya pihak-pihak yang menginginkan kondisi chaos telah terbukti dengan adanya provokasi yang dilakukan kelompok anarko dan sejumlah aksi teror yang terjadi selama pandemi.

Terlepas dari itu, aksi demo yang disertai pembakaran bendera PKI dan PDIP tentu menyisakan pertanyaan. Pada awalnya demo ini tuntutannya adalah menolak RUU HIP dan menuntut agar RUU HIP dicabut. Lantas apa korelasinya antara menolak RUU HIP dengan membakar bendera PKI dan PDIP.

“Disinilah yang perlu diurai apa motivasinya,” bebernya.

Comment

News Feed