by

GTM Desak Tito & Idham Azis Periksa & Panggil Menantu Fahmi Idris

-Polhukam-8,228 views

Jakarta – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Tarik Mandat (GTM) mengepung Kantor Kementerian Dalam Negeri dan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Senin kemarin.

Dalam aksinya, mereka melaporkan dugaan kasus korupsi yang melibatkan Abdul Mukti Keliobas sebagai Bupati Seram Bagian Timur (SBT).

Selain Abdul Mukti Keliobas, mereka juga melaporkan Fachri Husni Alkatiri yang juga menantu dari Fahmi Idris.

Adapun dugaan kasus korupsi yanh mereka sebutkan itu diantaranya Dana Desa, Sollar Cell, APBD, APBN, APBN-P, dan PKH, Anggaran Pembangunan Ibu Kota Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) yang belum juga terealisasi sesuai dengan amanat Undang Undang No.40 Tahun 2003 tertanggal 18 Desember 2003. Padahal, kata dia, Pemkab SBT telah mengalokasikan anggaran sejak 2010-2012 sebesar Rp.50 Miliar untuk program itu, namun belum juga direalisasikan pembangunannya serta peruntukan anggaran juga tidak tepat sasaran dan tidak realistis.

Sehingga, Fadli menyayangkan persoalan bobroknya kebijakan Birokrasi, penggelolaan birokrasi dan Infrastruktur serta kebijakan pelayanan publik yang bobrok.

“Kami melapor ke Kapolri Idham Azis dan Mendagri Tito Karnavian soal skandal dugaan korupsi di SBT. Suami dari Fahrina Idris ini juga di anggap gagal sebagai Wakil Bupati Seram Bagian Timur,” ujar Fadli Rumakefing.

Fadli menuding suami Fahrina Idris juga diduga kuat agen WAHABI karena dari hasil penelusurannya tidak ada profil lengkap SD sampai kuliah tidak ada di wikipedia dan lembaga negara. Juga sepak terjang Fachri Husni Alkatiri.

Oleh karenanya, pihaknya mendesak Mendagri Tito Karnavian segera memanggil dan memeriksa Bupati dan Wakil SBT. Dan meminta Tito Karnavian segera cabut mandat Abdul Mukti Keliobas dan Fachri Husni Alkatiri.

“Mabes Polri harus segera panggil dan memeriksa Bupati dan Wakil SBT,” sebutnya.

Comment

News Feed