by

Pemuda Pancasila Dukung Jaksa Agung Bentuk Diskresi Hukum untuk Wong Cilik

-Nasional-3,960 views

Jakarta – Pernyataan Jaksa Agung ST Burhanuddin ingin membuat diskresi terhadap penegakan hukum di instansi kejaksaan. Hal ini didasari dari pengalaman penegakan hukum di kejaksaan yang pernah menghukum seorang kakek karena mengambil bekas getah karet seharga Rp 17.000 di Sumatera Utara.

Pernyataan Jaksa Agung tersebut mendapat dukungan dari Arif Rahman SH Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila. Menurut Arif Rahman, langkah diskresi hukum untuk rakyat kecil tentunya untuk mewujudkan bentuk konkrit penerapan ideologi Pancasila, dimana keadilan sosial bagi masyarakat kecil juga perlu diberikan.

“Penegakan hukum yang selama ini dianggap tumpul ke atas dan tajam ke bawah dengan dibentuknya diskresi hukum bagi masyarakat kecil oleh Jaksa Agung tentunya rasa adil dapat dirasakan oleh rakyat kecil,” tutur Sekjen MPN Pemuda Pancasila, hari ini.

Dikatakannya, pembentukan diskresi hukum untuk masayarakat kecil oleh Jaksa Agung adalah penerapan kelima sila Pancasila sangat tepat. Dia juga menyarankan agar pembentukan diskresi hukum yang diambil oleh Jaksa Agung dapat tersosialisasi dijajarannya sehingga rakyat kecil (grassrrot) dapat merasakan pemenuhan keadilan hukum di bumi Indonesia dan rasa dari penerapan ideologi Pancasila.

Ia menambahkan, diskresi hukum itu harus benar-benar menyentuh dan dirasakan masyarakat kecil.. Bukan orang besar dan kalangan elite yang mempunyai kekuatan pengaruh terhadap penegak hukum.

“Jangan sampai diskresi hukum disalahgunakan oleh orang-orang yang mempunyai kepentingan dalam hal politik kekuasaan atau persoalan ekonomi,” tandasnya.

Comment

News Feed