by

Anies Lari dari Tanggung Jawab, Berani Tidak Pidanakan Alberto Ali Atas Dasar Pemalsuan ?

-Nasional-3,801 views

JAKARTA – Politisi Partai Demokrat menilai Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta Alberto Ali tidak mungkin mencetak penghargaan ke dengan tanda tangan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tanpa persetujuan.

Menurutnya, kelalaian ini hanya alasan untuk lari dari tanggung jawab. Ferdinand pun menantang Anies apakah berani mempidanakan kepala Dinas jika itu merupakan pemalsuan.

“Jadi alasan bukan tt basah itu hanya alasan lari dari tanggung jawab. Berani tidak Anies pidanakan Kadis atas pemalsuan atau pencatutan?” tulis @ di Twitter, Selasa (17/12/2019).

Berikut isi twittannya :

FERDINAND HUTAHAEAN@FerdinandHaean2

Tdk akan berani Kadis Pariwisata mencetak penghargaan ke Colosseum dgn tanda tangan Gubernur DKI Jakarta @aniesbaswedan tanpa ada persetujuan. Jd alasan bkn tt basah itu hanya alasan lari dr tanggung jawab.

Berani tdk Anies pidanakan Kadis atas pemalsuan atau pencatutan?

Lebih lanjut, Ferdinand juga meminta agar Disparbud membuka kembali dokumen pembentukan juri untuk pemberian penghargaan Adi Karya Wisata ke .

“Ini penting untuk menunjukkan fakta siapa yang salah siapa yang bohong. Jangan korbankan anak buah dengan kekuasaan. @aniesbaswedan,” kata dia.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengakui lalai dalam memberikan penghargaan Anugerah Adikarya Wisata 2019 kepada tempat hiburan malam yang terletak di Kota Tua Jakarta Barat.

Adapun pembatalan pemberian penghargaan itu setelah Pemprov DKI diterpa kritik dari berbagai pihak. Apalagi belakang terungkap bahwa Badan Narkotika Nasional menemukan ada peredaran narkoba di tempat hiburan malam ini.
“Berdasarkan fakta tersebut, pemberian penghargaan kepada dibatalkan,” kata Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (16/12/2019).

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menonaktifkan beberapa pegawai Disparbud DKI Jakarta imbas dari kelalaian Disparbud dalam memberikan penghargaan Adikarya Wisata kepada Colosseum Club 1001.

Pembatalan itu lantaran diskotek terindikasi menjadi tempat penyalahgunaan narkoba sesuai rekomendasi dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP).

Comment

News Feed