by

BPJS Dituding Gagal, Pendemo Minta Bubarkan

-Ekonomi-3,165 views

JAKARTA – Ratusan massa mengatasnamakan Front Aksi BPJS (FNPBI, SRMI, Api Kartini, JAKER, Serikat Tani Nasional dan LMND) berunjuk rasa di Patung Kuda Indosat dan Istana Negara, Jakarta, Senin (16/12/2019).

Mereka menuntut agar bubarkan BPJS, wujudkan JAMKESTRATA sebagai solusi, dan hentikan liberalisasi kesehatan dan obat – obatan.

Ketua Umum SRMI Wahida Baharuddin Upa menuntut kepada Presiden RI Jokowi untuk mencabut UU BPJS dengan alasan UU tersebut dinilai mengandung sistem layanan kesehatan yang hanya kepentingan asuransi saja dan kepentingan perusahan farmasi.

“Perlu diketahui bahwa sebenarnya kita mempunya UU yang punya petunjuk jelas tentang sistem pelayanan kesehatan yang baik berada di pasal 34 UUD 1945 tetapi karena kepentingan para pengusaha asuransi dan farmasi dari jaminan sosial menjadi asuransi sosial,” ungkap Wahida.

Ditempat yang sama, orator lainnya Lukman menyebutkan pihaknya berjuang untuk mengamanatkan konstitusi, tentang BPJS. Artinya amanat UU dilanggar dengan naiknya BPJS, dan pelaksanaan BPJS telah gagal melaksanakan amanat konstitusi 45.

“BPJS ini merupakan sistem asuransi sosial yang mana rakyatnya disuruh membayar iuaran. Kita diseluruh Indonesia melakukan aksi yang sama yaitu menyuarakan BPJS untuk dibubarkan,” pungkasnya.

Dalam aksinya tersebut, para demonstran juga membawa alat peraga berupa spanduk dan poster bertuliskan :
– Cukup BPJS saja yang bubar jangan hubungan kita!
– BPJS gagal Wujudkan Jamkesrata
– Tolak Liberalisasi kesehatan BPJS gagal, bubarkan! Wujudkan Jamkesrata
– kami butuh jaminan kesehatan bukan Jaminan asuransi sosial
– BPJS Gagal, Bubarkan, Wujudkan Jamkesrata.

Comment

News Feed