by

Ingat Kata Erick Tohir, Direksi BUMN Jangan Sok Mewah ! Pak Pos: Kembalikan Tantiemku

-Ekonomi-614 views

Jakarta – Aktivis senior Serikat Pekerja Pos Indonesia Kuat Bermartabat (SPPIKB) Fadhol Wahab membeberkan kunjungannya ke Kementerian BUMN, kemarin. Pasalnya, perwakilan Pak Pos ini semula akan ditemui Wamen-1 Budi Gunadi Sadikin.

Fadhol mengaku kedatangannya ke kantor Erick Tohir yakni mengapresiasi langkah-langkah yang diambilnya dan jelas-jelas menunjukkan bahwa Erick masih punya sence of crissis terhadap perusahaan Negara. Terlebih saat Erick memberikan sentilan keras kepada para Direksi BUMN pada saat jamuan makan di restoran mewah.

“Katanya yang keuangan perusahaannya rugi jangan sok bermewah-mewah, sinyalemen beliau yang kami tangkap adalah jangan foya-foya (bancakan) dengan uang rakyat, kan gitu maksudnya,” ungkap Fadhol, hari ini.

Selanjutnya, pihaknya ingin memberitahukan kepada Erick Thohir bahwa, PT Pos Indonesia dituding kerap merugi sejak di pimpin oleh Direksi yang saat ini menjabat.

“Parahnya lagi dari keadaan rugi itu di poles-poles laporan keuangan sehingga nampak untung, nah ini yang ingin kami sampaikan ke Menteri atau Wakil Menteri BUMN,” bebernya lagi.

Selain itu, Fadhol juga menyampaikan agar para Direksi Pos Indonesia jika benar perusahaan sedanf rugi jangan malah bancakan bagi-bagi uang tantiem sampai 5 Milliar lebih.

“Tentu dengan harapan, kami akan meminta pak Erick agar uang tantiem yang dibuat bancakan oleh Direksi/Komisaris tahun kemarin agar dikembalikan. Makan di restoran mewah berapa sih mas? Paling mahalnya juga 5 juta-an? Nah ini makan Direksi/Komisaris Pos makan uang tantiem 5 milliar lebih?, ya kalau makan di restoran aja 5 juta Pak Erick marah, apalagi 5 milliar mas. Gitu aja ya. Makasih mas,” tutup Fadhol sambil melambaikan tangan kearah awak media menyusul rekan-rekannya yang sudah menunggu di lobby Kemeneg BUMN.

Sebelumnya, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menyebut Menteri BUMN Erick Thohir meminta para bos perusahaan plat merah tak bergaya hidup mewah di saat perseroan yang dipimpinnya masih merugi. Hal itu dikatakan Erick saat bertemu salah satu pimpinan perusahaan BUMN di sebuah restoran mewah di Thamrin beberapa waktu lalu.

“Pak Erick sempat keras ngomong di salah satu restoran di Thamrin bertemu dengan eksekutif BUMN, (saat itu) makan di tempat cukup mahal dan mewah ketika dilihat keuangan BUMN tersebut ternyata rugi,” tegas Erick.

Comment

News Feed