JAKARTA – Massa tergabung dalam Aliansi Aktivis Perlindungan Konsumen berunjuk rasa di depan Kantor PT JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (25/6/2019).
Kedatangan mereka mendesak agar pihak manajemen Pekan Raya Jakarta (PRJ) bertanggung jawab terkait insiden ambruknya wahana Komidi Putar di arena PRJ yang terjadi pada Senin (10/6/2019).
“Ambruknya wahana Komidi putar telah memakan korban jiwa. Peristiwa tersebut merupakan tindak pidana yang harus di pertanggung jawabkan oleh pihak managemen Pekan Raya Jakarta,” tegas Koordinator massa Imam Budi saat berorasi.
Dalam peristiwa tersebut, dikatakan Imam, bahwa menurut data yang diperoleh dari berbagai sumber, telah menelan korban luka yakni, Ita (41) yang mengalami luka lecet di bagian mata kaki sebelah kanan, Nisa (30) yang mengalami luka memar pada bagian tangan, Jumaidi (30) yang menderita luka lecet pada lutut bagian kiri dan seorang anak bernama Noval (12) yang mengalami bengkak pada bagian tangan kiri.

“Kami meminta pihak pengelola PT. JIExpo PRJ Kemayoran bertanggung jawab atas peritiwa ambruknya komidi putar yang menelan korban jiwa. Harus segera tetapkan pengelola JIExpo PRJ Kemayoran sebagai tersangka dalam kasus kelalaian pada konsumen,” jelasnya.
Selain itu, tambah Imam Budi, pihaknya mendesak agar segera menutup dan serta merekomendasikan dinas pariwisata DKI Jakarta, dan tidak memberikan izin kembali pada kegiatan / acara pasar JIExpo PRJ Kemayoran karena dinilai dapat merugikan masyarakat.
“Kami akan terus turun ke jalan menyampaikan aspirasi kami dengan jumlah lebih besar. Tidak hanya di PRJ saja tapi kami sambangi dinas Pariwisata. Kasus ini harus selesai sampai tuntas,” tandasnya.

















Tinggalkan Balasan