by

Dukung Jokowi-Maruf dan Pemilu Damai, MRC Samarinda Gelar Aksi Damai

SAMARINDA – Dukungan terhadap pasangan capres dan cawapres nomorurut 02 Joko Widodo dan KH Maruf Amin tampaknya semakin luas saja. Dan kali ini dukungan politik tersebut dilakukan oleh para pemuda yang mengatasnamakan diri Milenial Religius Center (MRC) Samarinda.

Seperti yang disampaikan oleh Ketua MRC Samarinda Muhammad Azizul Rahman Rinaldi, bahwa dukungan terhadap Capres petahana itu dilakukan dengan melakukan aksi damai dan memberikan bunga kepada masyarakat dan pengguna jalan.

Bahkan aksi tersebut dikatakannya merupakan simbol cinta terhadap Indonesia dan Kaltim akan kampanye bersih tanpa Suku Ras dan Agama.

“Kita inginkan kampanye bersih tanpa sara,” ungkapnya disela aksi sekitar pukul 16.45 WITA di Taman Samarendah, Kalimantan Timur, Sabtu (23/2/2019).

Kemudian Rinaldi juga mengatakan aksinya itu dilakukan karena mengingat situasi Pemilu 2019 perlu menjadi atensi dan penjagaan dari semua pihak. Karena saat ini masyarakat nyaris terbelah sebagaimana dua kubu pilpres yang kini saling serang kian kencang jelang pencoblosan.

“Kami ingin masyarakat Kaltim tidak termakan isu-isu hoax. Kita dukung pemilu ini dengan damai dan bersih. Kita akan mengawal semua tahapan pemilu agar bisa berjalan lancar,” jelasnya.

Menurut dia, isu hoax akan memecah belah bangsa. Untuk itu ia mengajak semua masyarakat tidak terpancing dan termakan isu hoax yang cenderung memperkeruh masalah ditengah masyarakat heterogen.

Tak sampai disitu, ia juga mendorong agar semua permasalahan di Kaltim bisa diselesaikan baik kerusakan lingkungan, pelanggaran HAM serta masalah di Kota Samarinda.

Turut terlibat dalam aksi ini relawan Milenial pendukung Jokowi Maruf. Mereka turut terlibat dalam kampanye bersih tanpa SARA.

Ketua Relawan Jokowi-Maruf Fitra Perdana mengatakan kasus pelanggaran HAM dan kejahatan lingkungan perlu diselesaikan. Untuk itu perlu didorong agar publik lebih fokus mengawal kasus yang tengah di hadapi Kaltim.

Selain itu, permasalahan di Kaltim seperti pertambangan, dan kerusakan lingkungan yang masif membuat Kaltim krisis ekologis. Untuk itu pihaknya mendorong agar Jokowi bisa menyelesaikan hal ini.

Bahkan, banyak tempat wisata di Kaltim pun tercemar karena kerusakan lingkungan oleh oknum mafia tambang. “Kami ingin momentum pemilu ini bisa digelorakan lagi agar bisa diselesaikan oleh pemerintah,” ungkapnya. (red)

Comment

News Feed