by

Edukasi Masyarakat Demi Wujudkan Pemilu 2019 Damai Tanpa Hoax

-Polhukam-400 views

JAKARTA – Gegap gempita dan riuh gemuruh pesta demokrasi sudah di depan mata dan kini mulai terasa. Pemilu damai dikumandangkan oleh para peserta dan Penyelenggara demi terlaksananya pesta demokrasi yang luber dan jurdil sesuai amanah UUD 1945.

Ketua Yayasan Lingkar Studi Kesetaraan Aksi dan Refleksi Indonesia Ahmad Badawi mendukung dan bersama-sama ikut berperan memberikan edukasi ke masyarakat untuk mewujudkan Pemilu 2019 yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

“Kami mendorong peserta Pemilu 2019 agar melaksanakan kampanye pemilu yang aman, tertib, damai, berintegritas tanpa hoax, politisasi SARA dan politik uang serta melaksanakan kampanye, berdasarkan peraturan UU yang berlaku,” tegas Ahmad Badawi, Senin (24/12/2018).

Menurut dia, Pemilu yang berkualitas akan menghadirkan pimpinan yang mampu memajukan kesejahteraan umum serta mewujudkan tujuan pembangunan nasional. Ia juga menekankan bahwa media sosial harus digunakan secara bijak dan damai.

“Jangan menebarkan provokasi. Kampanye damai tidak cukup di darat, tetapi juga di media sosial, setop hoaks,” kata dia lagi.

Pihaknya meminta semua pendukung baik Capres Nomor Urut 01 dan Nomor Urut 02 agar bersikap santun di media sosial, menebarkan optimisme, dan dilarang keras menyebarkan hoaks dan isu SARA bernada fitnah.

“Ini harus jadi komitmen bersama agar Indonesia makin bersatu dan tidak terpecah belah, persatuan nasional itu yang utama,” tegasnya.

Selain itu, dia mengakui bahwa peran Polri sangat vital dalam menjaga keamanan dalam negeri pada kontestasi Pemilu 2019.

“Jadi tugas kita sebagai masyarakat adalah mendukung kinerja dari aparat keamanan,” pungkasnya.

Comment

News Feed