Jakarta – Kabar membanggakan datang dari dunia kedokteran kepolisian dan forensik Indonesia. Karo Dokpol Pusdokkes Polri, Brigjen Pol Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, berhasil terpilih sebagai Member Board Asia Forensic Sciences Network (AFSN) sekaligus Forensic Ambassador untuk periode 2026–2028.
Pemilihan tersebut berlangsung dalam kegiatan The 18th AFSN Annual Meeting & The 1st International Forensic Science Advances Conference yang diselenggarakan pada 2–7 November 2026 di Xiamen, China. Kegiatan internasional ini diikuti oleh perwakilan negara-negara di kawasan Asia yang bergerak di bidang ilmu forensik.
Terpilihnya Brigjen Pol Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti dalam dua posisi tersebut menjadi kebanggaan bagi Indonesia, sekaligus menunjukkan kepercayaan komunitas forensik internasional terhadap kapasitas dan kontribusi Indonesia dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi forensik.
Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Pol Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan kepadanya merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk membawa nama Indonesia di tingkat internasional.

“Saya merasa sangat bersyukur dan bangga atas kepercayaan yang diberikan dengan terpilih sebagai Member Board AFSN dan Forensic Ambassador periode 2026–2028. Ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar, bukan hanya bagi saya secara pribadi, tetapi juga bagi Indonesia, khususnya dalam pengembangan ilmu forensik,” ungkap Brigjen Pol Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti.
Ia berharap kepercayaan tersebut dapat menjadi momentum untuk semakin memperkuat kerja sama internasional, meningkatkan pertukaran ilmu pengetahuan, serta mendorong kemajuan teknologi dan kapasitas sumber daya manusia di bidang forensik.
“Melalui AFSN, kita memiliki kesempatan untuk memperluas jejaring, berbagi pengalaman, dan membangun kolaborasi dengan para ahli forensik dari berbagai negara di Asia. Saya berharap Indonesia dapat terus berkontribusi dan mengambil peran strategis dalam kemajuan ilmu forensik di tingkat internasional,” tambahnya.
Terpilihnya perwakilan Indonesia dalam kepengurusan dan peran duta forensik AFSN periode 2026–2028 diharapkan semakin memperkuat posisi Indonesia dalam jejaring ilmu forensik Asia serta membawa kemajuan bagi pengembangan forensik di lingkungan Polri dan Indonesia.














Tinggalkan Balasan