Jakarta – Pendiri Yayasan Pendidikan Soekarno (YPS) Rachmawati akan mengajak seluruh habaib dan masyarakat untuk mendatangi gedung DPR / MPR RI usai acara Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) di Monas.
Tujuan rencana kedatangan tersebut untuk mendesak, agar para anggota Dewan menggeral sidang paripurna membahas pengembalian UUD 1945 asli.
“Barusan tadi kita berkumpul untuk membahas tentang pelaksanaan pada tanggal 212 nanti. Kami setelah selesai sholat Jumat jam 13.00 WIB itu, kita akan kumpul bersama, kita akan ke MPR,” ungkap Rachmawati saat Konsolidasi Nasional Mahasiswa dan Pemuda Islam Indonesia ke-1 di Aula Universitas Bung Karno (UBK), Jakarta Pusat, Rabu (30/11/2016).
Menurut Rachmawati, dirinya dan Habib sepakat, jika tidak ada lain adalah kembali ke UUD 45 yang asli.

“Beserta kepada umat bergerak ke MPR. Kumpul di Bundaran HI menuju ke DPR/MPR. Kita kembali kepada kiblat bangsa adalah melakukan jihad fisabilillah,” ucap dia.
Oleh karena itu, dirinya berpesan kepada para mahasiswa untuk teguhkan iman didalam perjuangan. Sebab, konstitusi negara sudah dirubah menjadi liberal kapitalis. 4 kali diamandemen, sehingga terjadi kebobrokan.
“Saya harap dalam berkiblat meluruskan jihad jangan menghitung-hitung untung ruginya. Jangan bicara mau jadi apa dan apa,” tandasnya.




















Tinggalkan Balasan