Jakarta – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menyoroti fenomena yang terjadi saat ini di Jakarta yakni demo besar-besaran mendorong proses hukum kasus penistaan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Dia pun mengingatkan kepada semua pihak agar tidak memutarkan kesalahan Ahok ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Ingat Basuki yang berulah, jangan Bapak Jokowi yang disalahkan. Pak Basuki yang berbuat jangan Presiden yang bertanggung jawab, itu salah,” kata Zulkifli saat memberikan sambutan Rapimnas PAN di Gedung Bidakara, Jakarta, Minggu (13/11/2016).
Ketua MPR itu juga mengapresiasi langkah kebijakan Jokowi yang memberikan waktu dua Minggu untuk mengambil keputusan terkait proses hukum kasus Ahok. Jika Presiden tidak memberikan keputusan tersebut, maka kata Zulkifli, nama Institusi korps Bhayangkara, para santri, dan DPR ikut tercoreng.
“Itu keputusan Presiden sangatlah bagus, dan Habib Rizieq pun menyetujuinya,” tutur dia.

Dikatakan dia, perilaku yang Pancasilais adalah perilaku yang melahirkan persatuan dan kesatuan. Maka dari itu, semua rakyat Indonesia yang berdaulat adil dan makmur, harus bersatu untuk menjaga dan melindungi NKRI. Dia menyayangkan jika kasus tersebut kembali terjadi saat ini, perbedaan agama pun sudah seharusnya tidak perlu terjadi.
“Kita ini seharusnya saling hidup rukun, saling menghargai antar umat beragama, Kita harus bersyukur, rakyat percaya kepada Presiden kita. Sukseskan kepemimpinan Presiden Jokowi dan JK,” tandasnya.



















Tinggalkan Balasan