Jakarta – Kapolres Metro Jakarta Jakarta Timur Kombes Pol DR Andry Wibowo, telah menerjunkan para personilnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban dalam pelaksanaan Pilkada.

Hal itu mengemuka saat acara di Aula Lantai 6 Polres Metro Jakarta Timur, Selasa (18/4).

Selain itu, Andry juga menyiapkan satuan tugas khusus bernama Satgas Merah Putih Cinta Damai. Pasalnya, Satgas ini terdiri dari gabungan organisasi kemasyarakat, mahasiswa, tokoh masyarakat hingga tokoh agama seperti Gerakan Pemuda Ansor, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) FATAYAT (NU), Laskar Betawi, Laskar Merah Putih, Pemuda Pancasila, Forum Betawi Bersatu), Front Betawi Bersatu (FBB), Pokdar Kamtibmas, Badan Eksekutif Mahasiswa se Jabodetabek dan Aliansi Masyarakat Peduli Bangsa (AMPB).

Turut hadir pada acara tersebut Komandan Kodim 0505 Letkol Infantri Iwan Setiawan dan Pejabat Utama Polres Metro Jakarta Timur.

Pada masa pilkada ini fragmentasi masyarakatnya jelas, yakni pendukung Ahok-Djarot dan Anies-Sandi.

Andry melaksanakan pengukuhan kepada ratusan perwakilan satgas Merah Putih Cinta damai di Polres Metro Jakarta Timur yang bertugas menjaga suasana damai di Masyarakat.

“Satgas Merah Putih Cinta Damai ini terdiri dari ribuan anggota yang tersebar di 10 Kecamatan di Jakarta Timur, nantinya akan menjadi agen perdamaian, terjun ke masyarakat langsung untuk memberikan pandangan kebangsaan bagi dua kubu masyarakat yang memiliki pilihan berbeda dalam pilkada kali ini,” ungkap Andry.

Mereka akan menjadi juru damai atas segresi yang terjadi di masyarakat, Mereka akan memberikan wawasan serta semangat kebangsaan untuk mencegah potensi konflik di lingkungan mereka masing-masing.

Satgas Merah Putih Cinta Damai ini juga akan terjun langsung ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada hari pencoblosan dengan mengenakan seragam khusus yakni kemeja putih dengan kacu Merah putih yang melingkar pada leher serta pin AMAN ADA KAMI, seragam itu menjadi gambaran kesucian merah putih yang harus dijaga dengan semangat persatuan.

Harapannya masyarakat Jakarta Timur bisa menerima hasil pilkada dengan jiwa lapang. Siapapun yang menang, jangan sampai menjadikan kerukunan hidup di masyarakat sampai terganggu

Ditempat yang sama Ketua Umum Ormas Aliansi Masyarakat Peduli Bangsa (AMPG) Suwitno pun berkomitmen akan turut mewujudkan kedamaian dalam pilkada DKI Jakarta ini dan akan menerjunkan ratusan personilnya yang tersebar hingga ke tingkat RW untuk mencegah terjadinya perselisihan atas perbedaan pandangan dalam menentukan pemilih Jakarta.

“Persatuan Indonesia harga mati. Jangan sampai terganggu karena Pilkada, mari kita dukung Polri dan TNI untuk persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” tandasnya.

Temukan juga kami di Google News.