Jakarta – Forum Komunikasi Ulama dan Masyarakat (Forkum) mengecam adanya upaya intimidasi pendukung paslon 3 Anies Sandi yang semakin massive kepada warga yang mendukung Basuki Djarot.
“Kami kecewa jika ada pendukung Basuki Djarot sampai diancam-ancam oleh pendukung Anies Sandi. Buat apa menang Pilkada tapi caranya arogan sampai ngancam-ngancam,” tegas Ketua Forkum Gus Sholeh Mz, Sabtu (15/4).
Dia melanjutkan, Islam tidak mengajarkan dengan cara-cara kekerasan, intimidasi, sampai dengan umpatan mengkafir-kafirkan sesama muslim hanya untuk sebuah pesta demokrasi semata.
“Islam tidak mengajarkan demikian, itu ulah oknum-oknum. Islam cinta damai, jangan cuma meraih kekuasaan lantas mengintimidasi sesama muslim. Kita negara Pancasila, warga negara punya hak masing-masing. Hormati pilihan orang jangan diancam,” terang dia.
Masih kata Gus Sholeh, intoleransi sesama muslim sudah semakin terang-terangan dilakukan. Dia menyesalkan hanya gara-gara Pilkada saja sampai acung-acungkan golok hingga main isu SARA.
“Kami apresiasi tindakan tegas Kepolisian yang menangkap pelaku-pelaku SARA. Jangan biarkan persatuan dan kesatuan Indonesia dirusak oleh kelompok-kelompok radikal,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan