Jakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj mengkritik kepada ulama yang justru menebar permusuhan dan menebar kebencian karena urusan pemilihan kepala daerah.

“Jangan ngaku ahli agama, ahli agama kok demo,” ungkap Kyai Said, Minggu (9/4).

Lebih lanjut, Kyai Said mengingatkan ulama seharusnya mengajarkan kecintaan sesama umat beragama.

“Dengan demikian persatuan dan kesatuan di Indonesia tetap terjaga,” tandasnya.

Sekadar informasi, setelah Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melakukan dugaan penistaan agama dengan mengutip surat Al Maidah ayat 51, muncul aksi yang dimotori oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) dan Forum Umat Islam (FUI).

Dua kelompok tersebut menuntut ke aparat penegak hukum segera memenjarakan mantan Bupati Belitung Timur itu karena kasus penodaan agama.