JAKARTA — Kaukus Muda Indonesia (KMI) mengajak masyarakat menjadikan pergantian tahun baru sebagai momentum muhasabah dan introspeksi diri di tengah ujian bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera dan Aceh. Musibah tersebut dinilai sebagai pengingat pentingnya kepedulian sosial dan kesadaran kolektif dalam menjaga keseimbangan alam.
Ketua Umum KMI, Edi Homaidi menilai euforia pergantian tahun seharusnya diimbangi dengan empati terhadap warga yang terdampak bencana. Curah hujan tinggi yang memicu banjir telah menyebabkan ribuan warga mengungsi serta mengganggu aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di beberapa daerah.
“Kondisi ini mengajak kita semua untuk lebih menahan diri, melakukan refleksi, serta memperkuat solidaritas kebangsaan. Tahun baru bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang kepedulian dan doa bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujar Edi Homaidi kepada Media di Jakarta, Kamis, (25/12/2025).
Edi juga menyoroti pentingnya evaluasi bersama terkait persoalan lingkungan. Alih fungsi lahan, pengelolaan daerah aliran sungai yang belum optimal, serta rendahnya kesadaran menjaga alam dinilai turut memperbesar risiko bencana hidrometeorologi yang kerap berulang setiap tahun.

“Semua pihak harus introspeksi diri dan punya kesadaran untuk menjala lingkungan kita agar terhindar dari ancaman bencana lingkungan,” ucapnya.
Selain mengajak muhasabah, Edi Homaidi juga mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan serta mempercepat penanganan bencana, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi.
“Sinergi antara pemerintah, aparat, relawan, dan masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi situasi darurat,” imbuhnya.
Lebih lanjut Edi mengajak semua pihak untuk menjadikan tahun baru sebagai momentum introspeksi, muhasabah dan peduli terhadap lingkungan.
“KMI berharap tumbuh kesadaran bersama untuk memperbaiki hubungan manusia dengan alam, memperkuat solidaritas sosial, serta menumbuhkan harapan baru demi masa depan Indonesia yang lebih tangguh,” pungkasnya.















Tinggalkan Balasan