Jakarta – Gerakan Pemuda (GP Ansor) Jakarta bersama Banser Jakarta ikut turun gunung menanggapi polemik penolakan mensholati jenazah karena mendukung salah satu paslon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2.
“Sikap kami sama dengan Ansor lainnya, yaitu menerima pengurusan jenazah yang ditolak oleh masyarakat dilingkungannya karena mendukung salah satu paslon Gubernur DKI Jakarta,” tegas Ketua GP Ansor Jakarta Selatan, Sulton Mu’minah, Sabtu (11/3).
Selain pimpinan cabang GP Ansor Jaksel, hal serupa juga akan dilakukan GP Ansor Jaktim yang bersedia menerima pengurusan jenazah yang diboikot tersebut.
“Jenazah jika ada yang ditolak maka akan disholatkan keluarga besar PC GP Ansor Jaktim dipimpin Ust H. Syahrul Kama dan Ust. Syaiful,” terang Joemenar.
Lebih lanjut, Sulton menilai jika kampanye Ulama, Ustadz dan Jamaah Masjid menolak urus jenazah orang Islam yang memilih Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta adalah sesuatu .yang berlebihan.
“Menurut kami itu berlebihan,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan