Jakarta – Tinggal sebulan lagi, warga Jakarta akan kembali ke TPS-TPS untuk memberikan suara. Pilih pasangan calon Basuki Tjahaja Purnama – Djarot Syaiful Hidayat (Badja) atau Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
Banyak pengamat pun berseliweran untuk meraba hasil putaran kedua Pilgub Jakarta pada 19 April 2017 itu. Bahkan relawan pendukung Agus-Silvy akan mengalihkan dukungannya ke paslon 2 dan 3.
Namun bagi relawan Agus-Sylvi mengatasnamakan Front Kerukunan Pemuda Bugis Makasar (FKPBM) justru memilih berpindah ke lain hati jatuh kepada pasangan petahana Ahok – Djarot diputaran kedua kali ini.
Ketua FKPBM Daeng Rijal pun membeberkan alasan gerbongnya lebih memilih mendukung Ahok-Djarot. Daeng menyakini sumbangsih keduanya diharapkan bisa melanjutkan kembali proses pekerjaannya yang selama ini masih direalisasikan.
“Dengan tulus dan ikhlas beralih ke nomor dua, dengan dasar politik untuk ke depan,” kata Daeng, Kamis (2/3).
Sementara itu saat deklarasi Poros Widya Chandra, di Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu (1/3) perwakilan FKPBM Daeng Ismail menyebutkan memiliki 180 posko pemenangan dan merupakan empat besar relawan yang saat putaran pertama pilkada DKI lalu penyumbang suara terbanyak.
“Sesuai instruksi ketum kami Daeng Rijal, kami memberikan dukungan kepada pasangan nomor dua Ahok-Djarot,” kata dia.
Dijelaskan, FKPBM adalah gerakan yang militan, bekerja tanpa pamrih dan militan dalam bekerja mendukung pasangan AHY-Sylvi. Saat ini, hal yang sama akan dilakukan untuk memenangkan Ahok-Djarot.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan