Jakarta – Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid berharap kedepan akan lahir pemimpin ibu kota yang santun, menghormati ulama dan tidak suka menggusur.

“Menghadirkan pemimpin yang memberikan solusi, bukan yang memberikan kecemasan,” kata Hidayat di Masjid Istiqlal hari ini.

Lebih lanjut, Hidayat mengaku bahwa Ibukota Indonesia juga harus dipimpin oleh sosok yang mampu memberantas maksiat, memberi kebebasan berdakwah Islam, meramaikan masjid dan mengimami salat berjemaah di masjid. Dan yang paling penting adalah pemimpin itu harus bertutur kata santun dan tidak menyakiti.

Selain itu, Hidayat juga menyoroti pihak-pihak yang ingin melakukan fitnah-fitnah dan mengkriminalisasi para ulama. Dia mengingatkan bahwa Jakarta hadir karena perjuangan para ulama, dan umat Islam Indonesia mencintaki kedamaian.

“Mudah-mudahan kalau ada fitnah, Allah membukakan hati mereka. Tidak ada manfaatnya mengkriminalisasi para ulama,” ujarnya.

Saat berceramah, Hidayat juga mengharapkan pemenang Pilkada DKI Jakarta adalah salah satu dari dua pasangan calon Anies atau Agus yang ikut hadir di Masjid Istiqlal karena mereka muslim.

“Gubernur Muslim yang kita harapkan, siap menghadirkan calon yang muslim, yang beriman dan menyelamatkan Jakarta,” tandasnya.