JAKARTA – Habis Sambo terbitlah BBM itulah yang kini menyita perhatian publik.

Kasus penembakan Brigadir J yang menetapkan mantan Kadiv Propam Irjen Ferdi Sambo itu menjadi trending topik sampai satu bulan lebih.

Dan kini isu wacana kenaikan BBM yang bakal digaungkan oleh Pemerintah bakal mengalami kenaikan trend.

Berbagai wacana aksi turun kejalan terus menggaung beberapa hari ini.

Pertama, kelompok KSPI pimpinan Said Iqbal. Para buruh menolak kenaikan harga BBM meski baru sekadar wacana. Buruh akan melakukan aksi unjuk rasa serentak yang berlangsung di 34 provinsi pada awal September. Ada puluhan ribu buruh turun ke jalan di 34 provinsi, 440 kabupaten/kota.

“Aksi pemogokan umum akan dipersiapkan jika pemerintah, DPR, dan partai politik yang ada di parlemen memaksakan kehendak menaikkan harga BBM, upah tidak naik, daya beli terpukul, mengabaikan hak-hak rakyat kecil, Omnibus Law tetap dibahas,” kata Said.

Selanjutnya buruh KASBI pimpinan Nining Elitos. Katanya, KASBI bersama-sama dengan berbagai elemen mengancam akan melak aksi turun kejalan. Kenaikan harga BBM sama halnya dengan mengabaikan rakyat dan hanya demi kepentingan segelintir orang. Omnibus Law ‘UU Cilaka’, pencabutan subsidi untuk rakyat, UU P3, RKUHP. Kini, kenaikan BBM.

“Karpet merah bagi kaum pemodal terus diberikan, penderitaan dan beban diberikan kepada rakyat,” ucapnya.

Berikutnya, Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Majelis Penyelamat Organisasi (MPO) pimpinan Affandi Ismail juha menanggapi wacana soal isu naiknya harga BBM. HMI pun menolak rencana naiknya harga BBM itu bersubsidi jenis pertalite maupun solar, sebab dinilai kurang tidak pro terhadap masyarakat khususnya rakyat kecil.

“HMI se Indonesia siap bersama rakyat Indonesia yang tertindas memastikan akan melawan rencana kebijakan rezim Jokowi tersebut,” kata Affandi.

Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Jawa Barat, juga akan menggelar demo besar-besaran untuk menolak kebijakan tersebut pp. Ketua Umum Badko HMI Jabar Firman Nasution.

Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI), Bintang Wahyu Saputra, juga menyatakan akan turun ke jalan jika pemerintah benar-benar menaikkan harga BBM subsidi.

Komunitas Ojol juga tak ketinggalan menggelar aksi demo protes tolak kenaikan BBM.

Temukan juga kami di Google News.