by

Ngegas Soal Wadas, Mingkem Soal Formula E, Said Iqbal Waras?

-Headline, Nasional-12,584 views

JAKARTA – Selain menyikapi persoalan Jaminan Hari Tua (JHT) dengan menolak Permenaker No 02 Tahun 2022, Partai Buruh dan Serikat Buruh juga ikut angkat bicara perihal kekerasan di Desa Wadas.

Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengakui dalam aksi soal JHT besok, pihaknya juga akan menyerukan permintaan kepada Gubernur Jateng terkait soal Desa Wadas.

“Jangan ada kekerasan, jangan ada penindasan,” tegas Said Iqbal dalam konferensi pers, Selasa (15/2/2022).

Lebih lanjut, Said Iqbal menyarankan agar dilakukan dialog dalam kasus Desa Wadas tersebut. “Lakukan terus dialog di Wadas,” ujarnya.

Disisi lain, Said Iqbal masih tutup mulut (mingkem) merespons isu trending lainnya selain Konflik Desa Wadas. Seperti kasus dugaan korupsi Formula E yang juga menuai polemik karena tengah digarap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan kini juga panen kritikan soal tiket Formula E yang mulai dijual Maret.

Menanggapi hal tersebut, aktivis Corong Rakyat Rian mengaku geleng-geleng kepala dengan sikap Said Iqbal maupun Partai Buruh tersebut.

“Jika mau memperjuangkan rakyat ya semuanya. Ini ada skandal besar dugaan korupsi, makan duit rakyat pada ajang Formula E. Kenapa tidak direspon. Jangan ngegas ikut-ikutan sikapi soal Wadas, tapi malah mingkem soal Formula E. Waras kah ?,” sindirnya.

Sebelumnya, Said Iqbal memastikan bahwa ribuan buruh akan menggeruduk kantor Kementerian Ketenagakerjaan dan kantor BPJS Ketenagakerjaan pada Rabu 16 Februari 2022. Ini menyusul gelombang penolakan terhadap aturan baru pencairan dana Jaminan Hari Tua (JHT).

Secara umum, sejumlah buruh dari Partai Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) ini menolak Permenaker Nomor 2 Tahun 2022. Buruh meminta untuk aturan pencairan ini dikembalikan ke aturan sebelumnya Permenaker Nomor 19 Tahun 2015.

“Besok kami atur jumlah massanya, ada puluhan ribu buruh ingin aksi, tapi kami batasi, di Jakarta dipusatkan di Kemenaker dan di kantor pusat BPJS Ketenagakerjaan. Secara bersama di seluruh wilayah Indonesia, di kantor dinas setempat dan kantor-kantor cabang BPJS ketenagakerjaan di seluruh wilayah indonesia,” tutur Presiden Partai Buruh Said Iqbal dalam konferensi pers, Selasa (15/2/2022).

Ia menerangkan, ada dua tuntutan yang akan dilayangkan dalam aksi unjuk rasa ini. Pertama, buruh meminta Permenaker Nomor 2 Tahun 2022 untuk dicabut. Kedua, buruh meminta Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah untuk diganti.

Selain melangsungkan aksi unjuk rasa, Partai Buruh dan KSPI juga disebut telah melayangkan surat resmi ke Presiden Joko Widodo melalui kantor Sekretariat Negara. Isi surat itu tak jauh berbeda dengan tuntutan buruh dalam unjuk rasa.

“Kami sudah kirimkan surat ke Presiden utnuk segera memerintahkan Menaker mencabut Permenaker 2/2022 karena JHT ini sangat dibutuhkan oleh Buruh,” pungkasnya.

Comment

News Feed