by

IPW Tendensius Diskreditkan Bareskrim Polri, Jari 98 : Mungkin Mereka Timses Salah Satu Calon Kapolri

-Nasional-5,918 views

Jakarta-Indonesia Police Watch (IPW) dinilai terlalu tendensius dan memiliki maksud – maksud tertentu dengan menyebarluaskan surat jalan buron terpidana kasus pengalihan utang atau cessie Bank Bali, Djoko Tjandra.

Tanpa terlebih dahulu korfimasi kepada Bareskrim terkait keabsahan surat jalan yang diduga diterbitkan oleh Bareskrim Polri melalui Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS.

Begitu dikatakan Wakil Sekjen Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (Jari) 98, Donny Fraga Wijaya, Rabu (15/7/2020).

“Diduga kuat IPW menjadi timses salah satu calon Kapolri, makanya IPW dengan sengaja menyebarluaskan surat tersebut tanpa terlebih dahulu cek keabsahan dan kebenarannya. Sengaja dengan tujuan mendiskreditkan Bareskrim Polri,” ujar Donny.

Donny juga heran, sepanjang ingatannya, bicara IPW yang terdengar hanya nama Neta S Pane, tidak ada nama lain. “Apa nggak ada anggotanya atau pengurus lainnya ya, kok dia lagi, dia lagi aja,” seloroh Donny.

“Jangan – jangan emang benar kata Ketua Presidium Jari 98, kalau IPW itu cuma ada Neta S Pane doang, dia ketuanya, anggotanya dan pengurusnya,” imbuhnya dengan mimik wajah tersenyum.

Sementara itu, Kepala Bareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo mengaku sudah meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri untuk mendalami surat jalan yang dipegang Djoko Tjandra.

“Saya sudah meminta agar info terkait surat jalan tersebut, agar didalami Div Propam Polri dan usut tuntas siapa pun yang terlibat,” kata Listyo, Rabu (15/7/2020).

Listyo juga memastikan akan menindak tegas oknum di Bareskrim Polri yang terbukti terlibat. “Ini untuk menjaga marwah institusi, sekaligus peringatan keras bagi seluruh anggota yang lain untuk tidak melakukan pelanggaran yang dapat merugikan dan merusak nama baik institusi,” ucapnya.

Listyo menuturkan, Bareskrim bersama Polri sedang berbenah untuk menjadi penegak hukum yang bersih dan dipercaya masyarakat.

Selain itu, ia mengaku pihaknya terus berbenah agar dapat memberi pelayanan yang profesional. “Terhadap komitmen tersebut bagi anggota yang tidak bisa mengikuti, silakan untuk mundur dari Bareskrim,” ucap dia.

Comment

News Feed