JAKARTA – Badan Intelijen Keamanan (BIK) Mabes Polri berkomitmen membantu masyarakat meminimalisir dampak ekonomi akibat wabah Corona (Covid-19). Salah satunya dengan membagikan paket sembako gratis untuk masyarakat terdampak Corona.
Kali ini aksi peduli Corona pembagian 400 paket sembako gratis ke masyarakat RW 04, Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (15/4/2020).
Paket sembako yang dibagikan itu berisikan Beras 10 kg, Gula pasir 1 kg, Tepung Terigu 1 kg, Minyak goreng 1 Liter, Indomei 5 bungkus, Telur 1 Kg, Kecap 1 botol, Sarden 2 kaleng, Teh 1 bungkus, Kopi 1 bungkus, Garam 1 bungkus dan Masker 1 buah.
Adapun sasaran penerima paket sembako meliputi warga yang berprofesi Ojek online (ojol), Buruh, Kaum Dhuafa/Yatim, Pengangguran, Pedagang Asongan dan Pekerja Serabutan.
Kata dia, wabah Corona ini diharapkan bisa menekan angka penularan Corona sehingga dengan masyarakat yang bergantung pada penghasilan harian untuk sementara waktu bisa diam dirumah.
“Pemberian bantuan ini kepada masyarakat yang dibutuhkan. Kami berharap akan lebih banyak yang diam dirumah untuk sementara sampai keadaan ini membaik,” ungkap Kombes Pol Budi Satria Nasution.
Kombes Pol Budi Satria Nasution menuturkan dengan adanya kegiatan santunan berupa pendistribusian paket sembako dari Mabes Polri ini diharapkan bisa bermanfaat bagi warga yang membutuhkan atau terkena dampak langsung dari adanya wabah virus covid – 19.
“Sekali lagi masyarakat bisa tetap berada dirumah sesuai himbauan dari pemerintah untuk mengurangi dampak penyebaran covid – 19,” ujarnya.
“Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada pemerintah dan Polri atas pemberian sembako gratisnya. Semoga aksi sosial Polri ini di contoh yang lain karena kita kalangan bawah sangat membutuhkan bantuan sekecil apapun dari setiap pihak,” ungkap Watini.
“Sekali lagi terimakasih kepada Bapak-bapak Polisi untuk sembako nya,” jelasnya.
Petrus juga menghimbau kepada publik tanah air untuk melawan Corona dengan tetap dirumah saja.
“Ayo lawan Corona dengan tetap dirumah saja,” ucap Petrus lagi.
meminta agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dan mempercayai informasi dari media sosial yang belum tentu kebenarannya. Kata Kirno, setiap informasi harus disaring mana yang salah dan benar agar tidak menimbulkan kegaduhan.
“Ditengah pandemi Corona ini, banyak sekali berita viral yang cukup meresahkan masyarakat. Maka itu, masyarakat jangan mudah terprovokasi dan tetap menjaga situasi kamtibmas tetap aman,” sambung Kirno.
“Saya sendiri sebagai perwakilan warga dan atas nama Kelurahan Kuningan Barat sangat terbantu beban saya dalam memenuhi kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Edwin Lobo juga mengingatkan agar masyarakat Kuningan Barat Jaksel untuk mengikuti protokol kesehatan Covid-19, yakni dengan menerapkan jaga jarak dan selalu menggunakan masker saat keluar rumah dan menerapkan hidup sehat dengan rajin mencuci tangan pakai sabun.
“Kita harus sama-sama mendukung program pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan