by

Tercium Dugaan Korupsi Proyek UIN se-Indonesia, Presidium Mahasiswa Menggugat : Firli Cs Jangan Diam Saja!

-Nasional-746 views

JAKARTA – Kelompok mahasiswa mengatasnamakan Presidium Mahasiswa Menggugat berunjuk rasa didepan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (29/1/2020).
Mereka menyerukan beberapa tuntutan salah satunya adalah meminta kepada Ketua KPK Firli Bahuri untuk bisa mencegah persekongkolan jahat para Rektor UIN se-Indonesia terkait dugaan pemenerimaan Fee 4% dari Kementerian Agama untuk masing-masing pekerjaan dalam mega proyek 6 in 1 Kementerian Agama.
“Kami juga meminta kepada KPK segera periksa Menteri Agama, Dirjen Pendidikan Islam dan para Rektor yang terlibat dalam dugaan korupsi proyek 6 in 1 yang di setting mark up 35% oleh PPK menjadi Rp. 3 Tiriliun kepada Kementerian Agama,” tegas Korlap Aksi Dineja Husni.
Selain itu, pihaknya juga mendesak lembaga antirasuah segera membongkar dugaan suap komitmen Fee 5% atau sebesar Rp. 150 Miliyar kepada pimpinan Banggar DPR RI terkait proyek 6 in 1 Kementerian Agama.
“Segera usut hingga tuntas dugaan korupsi pengembangan sarana dan prasarana UIN se-Indonesia yang di lakukan oleh oknum Kementerian Agama dan rektor-rektor UIN,” sebutnya.
Dineja melanjutkan dugaan penyelewengan adminitrasi yang di lakukan oleh oknum Menteri Agama dan rektor-rektor UIN serta mark up anggaran yang terindikasi mengarah kepada praktek korupsi. Apalagi, kata dia, pembangunan UIN se-Indonesia mendapat teguran dari kementerian Keuangan mengenai administrasi proyek 6 in 1 tersebut, seperti Kerangka Acuan Kerja (KAR), Daftar Prioritas Proyek SBSN (DPP SBSN), DIPA, dan Persetujuan Kontra Tahun Jamak (MYC).
“Hal ini akan berimplikasi pada perubahan ruang lingkup kegiatan, nilai pembiayaan, jangka waktu penyelesaian kegiatan, serta hal-hal teknis lain yang terkait pelaksanaan proyek,” tuturnya.
“KPK harus bisa telusuri dugaan Fee 4% (150 Milyar) dari setiap PT yang melaksanakan kontra proyek,” pungkasnya.

Comment

News Feed