by

Diduga Monopoli Obat, Kimia Farma Diduga Rugikan Negara Rp97 Miliar

-Berita-192 views

Jakarta – Sejumlah massa aksi yang mengatasnamakan diri Aliansi Pemuda Peduli Dunia Kesehatan melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Pusat PT Kimia Farma.

Menurut koordinator aksi, Mare, kegiatan unjuk rasa ini sebagai bentuk protes kepada PT Kimia Farma karena diduga telah melakukan penimbunan obat-obatan serta kelalaian dalam distribusi obat-obatan sehingga obat-obatan menjadi kadaluarsa di dalam gudang.

“Temuan obat kadaluwarsa ini ditemukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),” kata Mare dalam keterangannya, Kamis (28/11/2019).

Mare juga mengatakan bahwa akibat kadaluwarsa obat-obatan di Gudang PT Kimia Farma tersebut, mengakibatkan kerugian negara sebesar hampir Rp97 Miliar.

“Ini bentuk dugaan pemborosan keuangan negara yang ditemukan oleh BPK,” pungkasnya.

Selain itu salah satu orator aksi, Yandi mengatakan, bahwa ditemukannya dugaan pemborosan keuangan negara di PT Kimia Farma oleh BPK ditengarai kuat sebagai bagian dari monopoli obat-obatan.

“Sehingga kami mendesak KPK dan Kepolisian untuk periksa PT Kimia Farma atas dugaan kerugian negara ini serta meminta KPPU untuk memeriksa terkait dugaan monopoli obat-obatan oleh PT Kimia Farma,” tegasnya.

Comment

News Feed