by

Sambut Ramadhan, Ketua DPD Demokrat NTT Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

-Polhukam-347 views

NTT – Pleno Rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pileg dan Pilpres tahun 2019 tingkat Prov. NTT telah selesai dan berlanjut pada Pleno Rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan penetapan hasil pemilihan umum tahun 2019 tingkat nasional yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 Mei 2019 di Jakarta.

Pada Pemilu kali ini khusus pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden dari sebelum pelaksanaan pencoblosan telah menuai reaksi negatif dari kubu pasangan nomor urut 02, dimana telah adanya tudingan kecurangan yang ditujukan kepada KPU. Tudingan kecurangan pada pelaksanaan Pilpres 2019 semakin intens dilakukan melalui media sosial yang dikemas dalam narasi kecurangan.

Menyikapi situasi Politik secara nasional yang semakin memanas itu, perlu dilakukan langkah langkah pencegahan agar masyarakat Kota Kupang tidak terpengaruh dengan situasi politik yang terpola atas perilaku elit elit politik nasional. Untuk itu Ketua DPD Partai Demokrat Prov. NTT sekaligus sebagai walikota Kupang Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM,MH mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh masyarakat Prov. NTT dan kota Kupang khususnya karena selama pelaksanaan pleno baik di kabupaten/Kota maupun Provinsi NTT telah berlangsung aman dan kondusif.

“Kami ucapkan terima kasih banyak kepada masyarakat yang telah ikut mensukseskan Pemilu dari kampanye hingga penghitungan sehingga berjalan aman dan kondusif,” ungkap Jefirstson, hari ini.

Saat ini umat Muslim sedang melaksanakan ibadah puasa menjelang bulan suci Ramadan, makanya dia berharap agar semua pihak dapat menahan diri dan menjaga toleransi antara umat beragama. Kata dia, melalui kesempatan ini Walikota Kupang itu juga kembali menghimbau dan mengajak semua pihak untuk tidak terpengaruh ajakan-ajakan yang dapat memecah belah persatuan bangsa.

“Kami menolak segala bentuk isu sara, berita bohong / hoax dan ujaran kebencian serta memberikan dukungan sepenuhnya kepada Polda NTT dalam menjaga keamanan. Pilihan boleh beda tapi kita tetap bersaudara,” tutupnya.

Comment

News Feed