by

Lewat Gerakan Citarum Harum, Pelajar se Jabar Gelorakan Save Citarum dan Stop Buang Sampah di Sungai

-Berita-377 views

BANDUNG – Ratusan pelajar, Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) se-Jawa Barat yang tergabung dalam FOJB, FOKUS, FAJARTIBA dan HIROSATU, melakukan deklarasi mendukung program pemerintah yakni menjaga sungai Citarum agar harum dan indah.

“Bahwa sebagai generasi muda harus ikut andil dalam program tersebut, pasalnya program tersebut menjadi tanggung jawab semua pihak termasuk para generasi muda,” kata salah satu perwakilan dari Forum OSIS Jawa Barat (FOJB), Margie Latifa dalam deklarasi dengan tema “Citarum Harum Fun Game Leadership” yang digelar di halaman dan gedung serbaguna SMA Negeri 2 Bandung, Jawa Barat, Sabtu (12/1/2019).

margie juga mengatakan bahwa sebagai generasi dan pelajar bangsa sudah sepatutnya ikut mensosialisasikan progran tersebut.

“Dalam rangka mendukung program Citarum Harum sudah selayaknya sebagai generasi muda bangsa Indonesia harus ikut andil. Salah satu gerakan yang kita lakukan adalah dengan mensosialisasikan program ini. Selain itu, kita juga harus menjaga lingkungan agar tetap bersih dan tidak membuang sampah ke sungai sehingga akan mencemari lingkungan,” ucapnya.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama, Ketua Forum Komunikasi Osis (FOKUS) Sidiq Rifaldi juga menegaskan bahwa program Citarum Harum sangat penting.

Meskipun sebagai pelajar tidak harus ikut turun tangan dalam gerakan pembersihan kali Citarum, setidaknya sosialisasi gerakan tidak membuang sampah dan menjaga sungai Citarum juga sangat penting.

“Mendukung program Citarum dengan melakukan hal-hal yang positif dan tidak harus terjun langsung membersihkan sungai citarum, tapi dengan mensisosialisasikan program tersebut kepada para pelajar yang tergabung di Fokus maupun FOJB agar selalu membuang sampah pada tempatnya dan tidak membuang sampah ke sungai,” ujar Sidiq.

Selain soal sosialisasi dukungan menjaga Citarum, acara tersebut juga diisi dengan semangat dan gerakan tolak narkoba serta paham radikalisme. Serta menentang adanya gerakan radikalisme dan paham intoleran.

Comment

News Feed