by

Bawaslu Jaksel: Pengurus RT/RW Dilarang Terlibat Kampanye di Pileg & Pilpres 2019

-Polhukam-517 views

Jakarta – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta Selatan Muchtar Taufiq mengimbau agar pengurus rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) tidak terlibat kampanye calon legislatif maupun calon presiden-wakil presiden di Pemilu 2019 ini.

Ia mengingatkan, perbuatan itu bertentangan dengan perbawaslu No. 28 tahun 2018 pasal 6 ayat 2 huruf j. ayat 3 dan ayat 4 yang berbunyi dilarang ikut serta sebagai pelaksana dan tim kampaye pemilu.

Larangan yang sama juga sudah diatur di Pergub Nomor 171 Tahun 2016 tentang Pedoman Rukun Tetangga dan Rukun Warga. Di Pergub itu disebutkan, pengurus RT dan RW dilarang masuk anggota partai politik.

“Kalau mereka menjadi anggota parpol akan berbenturan dengan pergub tersebut,” ujar Muchtar.

Walikota Jakarta Selatan Marullah Matali dalam acara koordinasi dengan Bawaslu Kota Adm. Jakarta Selatan, dalam rangka persiapan tahapan pengawasan pemilu serentak 2019, di ruang rapat walikota adm. Jakarta Selatan menguatkan atas larangan perbawaslu dan Pergub tersebut, dia menghimbau kepada SKPD, Forkominfo yang hadir dan kepada Bawaslu juga masyarakat jika terdapat RT/RW diwilayahnya terbukti menjadi Caleg atau Tim Kampaye, untuk segera melaporkan kepihaknya dan akan di berikan sanksi pencopotan/PAW jika memang terbukti.

Muchtar memaparkan, pengurus RT dan RW tidak boleh terdaftar sebagai tim kampanye. Selain itu, mereka tidak boleh terlihat mengampanyekan partai atau calon tertentu.

“Ketika ada calon yang masuk ke wilayahnya, dia harus mempersilakan, memfasilitasi. Fasilitasi perlakuan itu harus sama dengan calon lain juga. Tidak berpihak ke satu calon tertentu,” pungkasnya.

Comment

News Feed