Jakarta – Ratusan massa dari Paguyuban Warga Jawa Timur (Pagarjati) menyambut kedatangan cawagub DKI nomor urut 2 Djarot Saiful Hidayat di Gor Senen Jakarta Pusat.
Calon Petahana itu disambut dengan aksi reog Ponorogo dan Barongan. Nampak Djarot naik di Kepala Reog Ponorogo tersebut diarak masuk kedalam Gor Senen yang disambut antusias oleh pendukungnya.
Ketua Paguyuban Pagar Jati Jaya Hambali menyebut bahwa semua orang mempunyai hak untuk memimpin Jakarta dan tidak boleh membeda-bedakan agama dan asal muasalnya.
“Jakarta milik kita semua, untuk menjadi pemimpin Jakarta mau agama apapun tidak menjadi permasalahan. Kebetulan H. Djarot orang Jawa Timur maka Pagar Jati akan mendukung penuh Paslon nomor 2 untuk maju menjadi pemimpin Jakarta ini,” terang Jaya Hambali.

Acara tersebut juga diselingi penyemangatan kepada Djarot dan resmi menjadi Ketua Pembina Pagar Jati.
Dalam kesempatan tersebut, Djarot menyampaikan terima kasihnya dengan semangat luar biasa dari komunitas Pagar Jati untuk memberikan dukungannya maju menjadi pemimpin Jakarta.
“Meskipun Jakarta diguyur hujan rintik rintik semua masih bisa hadir dengan semangat yang luar biasa. Saya terima kasih Pagar Jati memberikan dukungannya untuk saya dan Paslon 2 maju menjadi pemimpin Jakarta,” terang Djarot.
Menurut dia, karakter orang Jawa Timur selalu kompak dengan motto “Pagar Jati satu Pagar Jati maju”. Orang Jawa Timur, kata dia, prinsipnya jika benar dan tulus maka maju terus menghadapi semua rintangan. Jakarta adalah miniatur Indonesia yang harus diperkokoh persatuan dan kesatuannya karena unsur nenek moyang dari Bhinneka Tunggal Ika.
“Untuk bersatu dengan keberagaman. Istiqosah itu artinya mengayomi tidak ada untuk menebar kebencian. Saya mulai hari ini menjadi ketua pembina Pagar Jati kedepan semoga Pagar Jati lebih maju bisa menjaga kesejukan di Ibukota Jakarta ini,” tandasnya.



















Tinggalkan Balasan