JAKARTA – Kaukus Muda Indonesia KMI menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah tegas Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang mencabut izin pengelolaan hutan milik perusahaan yang melanggar aturan. KMI menilai kebijakan ini melindungi masyarakat dan memulihkan fungsi hutan yang selama ini mengalami tekanan akibat aktivitas pemanfaatan yang tidak sesuai aturan.

Ketua Umum KMI, Edi Homaidi, menjelaskan bahwa ketegasan Menteri Kehutanan mencabut izin perusahaan nakal memberi pesan kuat bahwa negara hadir untuk menjaga ruang hidup rakyat. KMI melihat bahwa beberapa wilayah yang terdampak banjir besar di Sumatra mengalami kerusakan ekosistem yang terjadi jauh sebelum bencana muncul. Langkah pencabutan izin menjadi momentum memperbaiki kondisi daerah tangkapan air yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Edi menilai bahwa kebijakan Menteri Kehutanan sejalan dengan kepentingan publik. Ia menjelaskan bahwa program rehabilitasi hutan dan penataan ulang perizinan memberi dampak langsung pada keseimbangan ekosistem. Menurutnya, kebijakan ini relevan karena banjir yang melanda Sumatra membutuhkan respons struktural, bukan hanya penanganan darurat. KMI melihat bahwa pengambilalihan izin dari perusahaan yang tidak patuh membuka jalan bagi pengelolaan kawasan yang lebih bertanggung jawab.

KMI menyebut bahwa tragedi banjir Sumatra menjadi pengingat bahwa kerusakan lingkungan tidak dapat lagi dibiarkan. Edi melihat bahwa pendekatan Menteri Kehutanan yang memadukan penegakan hukum dengan pemulihan kawasan kritis memperkuat perlindungan bagi masyarakat. Ia menjelaskan bahwa perusahaan yang melakukan pelanggaran harus kehilangan izin agar kawasan hutan dapat dipulihkan. Menurutnya, ketegasan ini membuat pengawasan tidak berhenti pada peringatan tetapi berlanjut pada tindakan nyata.

KMI meminta pemerintah daerah bekerja selaras dengan kebijakan pusat karena banjir tidak hanya dipicu kerusakan kawasan hutan. Alih fungsi lahan, pembangunan tanpa kajian lingkungan, dan lemahnya pengawasan tata ruang ikut memperburuk kondisi daerah aliran sungai. Edi melihat bahwa keberhasilan kebijakan Menteri Kehutanan akan lebih terasa jika pemerintah daerah memperketat pengawasan dan mendorong pemanfaatan ruang sesuai ketentuan.

KMI menilai bahwa kepemimpinan Raja Juli Antoni menunjukkan arah baru dalam tata kelola kehutanan yang lebih berpihak pada rakyat. Edi melihat bahwa keberpihakan ini terlihat dari penertiban izin, penguatan perhutanan sosial, dan pemulihan ekosistem yang berjalan paralel. Ia meminta publik mendukung langkah kementerian agar pemulihan hutan berjalan cepat dan risiko bencana dapat ditekan.

Temukan juga kami di Google News.