NTT – Asean Ministerial Meeting On Transnational Crime (AMMTC) ke-17 akan digelar di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Agenda AMMTC ini akan digelar selama 5 hari terhitung sejak tanggal 19 hingga 23 Agustus 2023 mendatang. Dalam AMMTC ke-17 ini, nantinya dihadiri oleh 10 Menteri ASEAN delegasi, 10 Ketua SOMTC ASEAN, 3 Negara Mitra Dialog dan 1 Negara Peninjau.

AMMTC diadakan setiap tahun atas dasar kesepakatan bersama guna membahas isu- isu kejahatan transnasional yang mendesak dan atau berkembang yang memerlukan tindakan yang cepat.

Isu kejahatan transnasional yang dibahas dalam AMMTC ke 17 itu terorisme, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), kejahatan siber, penyelundupan senjata, perdagangan gelap hewan dilindungi, pertambangan, perdagangan obat- obatan (narkotika), tindak pidana pencucian uang, kejahatan ekonomi internasional, pembajakan di laut dan imigran gelap.

Menjelang pelaksanaan AMMTC dukungan penuh mengalir demi kelancaran AMMTC Labuan Bajo. Tokoh masyarakat Cumbi, Bapak Fransiscus Falen memberikan apresiasi positif terhadap pelaksanaan AMMTC.

“Kami berharap kegiatan AMMTC dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya gangguan dan upaya provokasi oleh pihak tertentu.” ungkapnya, hari ini.

Dirinya juga siap untuk mengamankan kegiatan dan terus memberikan himbauan positif kepada warganya.

“Mari kita bersama-sama untuk turut serta mensukseskan AMMTC.” pungkas dia.

Temukan juga kami di Google News.