Jakarta – Ketika organisasi kealumnian berduyung-duyung menemui Presiden Jokowi pasca 4/11. Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) justru menyatakan sikapnya menolak hadir diacara tersebut.
Keterangan tersebut diperoleh dari Sekjen ILUNI UI berbadan Hukum, Hidayat Matnur.
Bahkan Sekjen ILUNI UI tersebut menulis puisi yang tersebar dalam sosial media dengan kalimat.
…… Jangan kau tipu rakyat.
Biarkan saja mereka yang sibuk berpose dengan pejabat.
Palingkan wajahmu dari mereka.
karena mereka tidak mengerti arti kampus perjuangan.

Demikian adalah puisi lengkapnya.
*Bangkitlah Kalian*
Bangkitlah kalian Mahasiswa dan Alumni.
Lanjutkan Perjuangan Ampera.
Gelorakan suaramu sehingga nyaringnya mengguncang istana.
Pegang kukuh janjimu melindungi rakyat.
Gelorakan semangat bersama rakyat.
Jangan kau tipu rakyat.
Biarkan saja mereka yang sibuk berpose dengan pejabat.
Palingkan wajahmu dari mereka.
karena mereka tidak mengerti arti kampus perjuangan.
Biarkan saja mereka yang menjual suaramu kepada penguasa.
Mereka adalah sejarah dan kalian adalah masa depan.
Jangan kau caci mereka sebab sejarahnya yang akan mencaci mereka sendiri.
Jagalah diri kalian dari para penjilat
Sebagaimana kalian menjaga dari kehinaan.
_Hidayat Matnur Sekjen ILUNI UI 2016. Menolak Ajakan Alumni Datang Ke Istana pada 16/11_
Untuk diketahui, organisasi yang menamakan dirinya Himpunan Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Negeri (Himpuni) menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Rabu (16/11/2016).
Dalam kesempatan itu, Himpuni hendak melaporkan kepada Jokowi komitmen untuk membangun Indonesia dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Namun, menurut Hidayat Matnur, organisasi alumni tidak ada kewajiban lapor kepada presiden. Komitmen membangun Indonesia dan menjaga keutuhan NKRI tidak pernah hilang satu detikpun dalam diri organisasi. Pelaporan organisasi itu adalah bukti bahwa organisasi kealumnian sudah ditunggangi politik.
“Kalau itu benar, ini harus ditegur sebab pasca 4/11 ini tendensi politik sedang tinggi dan mereka yang hadir itu memiliki agenda politik,” ucap Hidayat.
Dia menambahkan organisasi alumni bukan organisasi politik namun organisasi moral yang berada bersama rakyat sebagaimana yang pernah disampaikan ketua ILUNI UI Ima Soerio Koesoemo pada malam keprihatian aktivis Jumat 11/11 lalu.




















Tinggalkan Balasan