Jakarta – Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Serikat Pemuda Kerakyatan (SPKR) melakukan aksi didepan Gerbang Telkom Landmark Tower, 39-nd floor Jl. Jendral Gatot Subroto Kav. 52 RT.6/RW.1, Kuningan Barat, Mampang Prapatan Jakarta Selatan. Dalam aksinya SPKR membawa teaterikal Wayang Orang, baju adat Jawa, Tumpeng dan poster dengan tulisan ” SADAR LE, 10 Tahun Direksi Masih Durung Wareg” dengan hastag #pakririekganteng.

Korlap aksi SPKR Salim mengatakan bahwa Pak Ririek Adriansyah Resmi Menjabat sebagai Dirut PT Telkom, berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Telkom Tahun Buku 2018 di Jakarta, Jumat 24 Mei 2019. Menggantikan Alex J. Sinaga. Sebelumnya Tahun 2011-2012, Pak Ririek menjabat sebagai President Director, PT TELIN.
“Kami menyoroti Telkom Indonesia setelah saham GoTo merosot 42% ke level Rp 192 per saham sejak peluncuran perdananya Rp 338, kemerosotan saham tersebut mengakibatkan kerugian Rp 881 Miliar. Dan kami juga meragukan Kemampuan Dirut yang dikenal kental memulai karier nya di Telkom Group, namun jabatan direksi dibatasi oleh Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2005 tentang BUMN,” ujar Salim di Gerbang kantor Telkom Pusat, Jl. Jenderal Gatot Subroto, Jum’at (20/5).

Salim menjelaskan aksi teatrikal wayang orang dan nasi tumpeng dilakukan oleh SPKR sebagai bentuk kepedulian dan penghormatan kepada Dirut Telkom Ririek Adriansyah yang sudah mengabdikan dirinya sebagai direksi selama 2 periode sejak 2012 (10 Tahun) dan akan berakhir pada tahun 2022 ini. “Bahkan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2005 tentang BUMN pada pasal 19, masa jabatan direksi BUMN tidak boleh melebihi jangka waktu lima tahun, dan dapat diangkat kembali oleh RUPS untuk satu kali masa jabatan,” katanya.
Peraturan Pemerintah ini adalah bukti kuat bahwa semua orang yang menjadi Pimpinan Perusahaan sudah di atur dalam regulasi peraturan perundang-undangan, agar semua orang tak jadi penguasa sepihak di bangsa ini. Bahkan sekalipun itu jabatan presiden ada batasannya hanya 2 periode/10 tahun. “Karena itu kehadiran SPKR mengingatkan Pak Ririek Adriansyah “Sudah Cukup 2 Periode”, agar regenerasi tetap berjalan di BUMN Telkom,” ujar Salim korlap SPKR.
Massa SPKR yang diwakili wayang orang memberikan Nasi Tumpeng ke pada perwakilan PT Telkom Indonesia Pusat yang diterima oleh Bapak Gunawan yang tidak mau disebutkan posisi dan jabatannya.




















Tinggalkan Balasan