JAKARTA – Capres No. Urut 2 Prabowo Subianto kembali membuat gaduh, usai pidato kontroversialnya tampang Boyolali, lanjut tukang ojek, kini soal pernyataannya yang memberi angin segar kepada negara-negara lain untuk memindahkan kedutaan Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

“Pernyataan Prabowo sama halnya mendukung kebijakan Israel. Kenapa malah kasih angin segar, umat Islam sangat kecewa dengan pernyataannya Prabowo,” ungkap Koordinator Persatuan Liga Muslim Indonesia (PLMI) untuk Save Palestina, Nanang Qosim, hari ini.

Menurut dia, kegaduhan yang dimunculkan lagi oleh Prabowo berpotensi melukai umat muslim di dunia khususnya Indonesia. “Umat Islam harus bergerak karena pernyataan Pak Prabowo sangat melukai perjuangan bangsa Palestina, juga perjuangan masyarakat di Indonesia yang selama ini berjuang untuk saudara-saudara kita di Palestina,” tutur Nanang.

“Save Palestina harga mati,” tambah Nanang lagi.

Lebih lanjut, Nanang memastikan ocehan Prabowo justru membuat geram umat Islam. Kata dia, banyak pihak menyayangkan dan merasa kecewa atas pernyataan Prabowo.

“Sebagai bentuk kepeduliaan kami atas nasib warga Palestina, dalam waktu dekat kami akan melakukan aksi bela Palestina kutuk pernyataan Prabowo Subianto,” jelasnya.

“Kami mengajak semua pihak baik di dalam negeri untuk terus memperjuangkan hak-hak Palestina apalagi mengingat Al Aqsa berada di Yerusalem dan merupakan salah satu tempat suci. Atas pernyataan Prabowo, kita ajak umat Islam untuk kepung Kedubes Australia,” pungkasnya.

Temukan juga kami di Google News.