Jakarta – Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menyebutkan Surat Perintah Sebelas Maret adalah peristiwa besar yang dikeluarkan oleh orang besar Indonesia yakni Presiden Soekarno untuk memberikan mandat kepada Presiden Soeharto untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan pada saat itu.
“Supersemar adalah peristiwa besar yang dikeluarkan oleh orang besar Presiden Soekarno dengan memberi mandat kepada Presiden Soeharto,” tegas Rizieq saat memberikan tauziyahnya di Masjid At-Tin Sabtu kemarin.
Lebih lanjut, Rizieq mengatakan peralihan kekuasaan ini pun dimanfaatkan oleh Soeharto dan mampu melaksanakan amanah itu dengan baik, salah satunya adalah dengan membubarkan PKI yang dianggap menjadi suatu ancaman bagi Indonesia.
“Presiden Soeharto telah mengambil yang tegas, yang tanpa kompromi yang berguna bagi Indonesia. Dengan membubarkan PKI. Takbiir, bagus tidak ?,” bebernya.

Oleh karena itu, Rizieq mengingatkan agar tetap mengapresiasi dan menghormati serta selalu mengenang jasa-jasa para pendahulu yang telah memberikan kontribusi bagi bangsa Indonesia.
“Patut kita apresiasi dan hormati serta selalu kenang jasa-jasanya. Oleh karena itu, kumpul disini untuk menunjukkan rasa syukurnya yakni keberhasilan alm Soeharto dalam memberantas PKI. Kita tunjukkan rasa syukur sekaligus mantan Presiden dan para pendahulu kita memberantas PKI,” paparnya.
“Soeharto berjasa tidak ?, patut terima kasih atau tidak ?,” tandasnya.
Tinggalkan Balasan Batalkan balasan