Jakarta – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI angkat suara terkait kehadirannya Ketua KPU DKI Sumarno dan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Mimah Susanti dalam rapat tertutup Tim Pemenangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat di Hotel Novotel, Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat, Kamis kemarin (9/3).
Komisioner KPU DKI Dahlia Umar mengakui kehadirannya tersebut atas dasar undangan sosialisasi dengan Bawaslu tentang pelaksanaan putaran kedua oleh tim nomor (urut) 2.
“Iya dengan Bawaslu,” kata Dahlia, Jumat (10/3).
Lebih lanjut, Dahlia membeberkan alasannya KPU DKI datang dan menghadiri acara tersebut. Kata dia, pihaknya diminta sosialisasi untuk menjelaskan tata cara pelaksanaan putaran kedua. Jadi KPU, kata dia, berkewajiban untuk menghadiri forum yang dihadiri oleh tim pasangan calon.
“Saya kira mereka perlu mendapatkan informasi yang benar tentang bagaimana KPU menyelenggarakan putaran kedua dan formatnya berupa seminar,” jelasnya.
Terkait soal adanya isu miring dianggap adanya keberpihakan dengan paslon tertentu, Dahlia menjelaskan perlu dikembalikan bagaimana penilaian terhadap kinerja KPU itu sendiri dan pihaknya sedang berusaha untuk melakukan pelayanan yang baik. Pelayanan yang baik itu tentu memberikan informasi sebaik-baiknya terhadap seluruh pihak.
“Termasuk kepada pemilih, termasuk kepada tim pasangan calon juga. Nah metodenya banyak, bisa kami yang memberikan penjelasan, bisa juga pihak-pihak masyarakat atau pasangan calon itu meminta KPU untuk menjelaskan,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan