by

Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Semarang Latih Model Pendidikan Inklusi dan Aplikasinya di Masa Pandemi

-Nasional-4,180 views

Tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Negeri Semarang yang terdiri dari Dra. Kurniana Bektiningsih, M.Pd., Trimurtini, M.Pd., Muslikah, S.Pd., M.pd., Dra. Florentina Widihastrini, M.Pd. dan Dra. Sri Susilaningsih, M.Pd. memberikan pelatihan dan pendampingan terhadap 11 guru kelas, guru mata pelajaran dan kepala SD N Klepu 02.

Sekolah Dasar Inklusi satu-satunya di Kecamatan Pringapus yaitu SD N Klepu 02 memiliki kendala dalam pelaksanaan pendidikan inklusi karena belum ada guru pendamping khusus. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan para guru dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilannya dalam mengelola pembelajaran bagi ABK khususnya dalam melayani pembelajaran dengan sistem Belajar dari Rumah (BDR) di masa pandemic covid-19.

Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini melalui pelatihan dan pendampingan bagi para guru SDN Klepu 02. Kegiatan pelatihan dan pendampingan dilakukan sejak bulan Juli 2020 sampai September 2020 secara daring dengan menggunakan berbagai media mulai dari WA, sms, telepon sampai zoom meeting.

Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan guru tentang berbagai model pendidikan inklusi. Sedangkan model pengembangan kurikulum yang diimplementasikan di SDN Klepu 02 adalam model modifikasi dan model substitusi. Pembelajaran bagi siswa BDR yang diselenggarakan dalam masa pandemic covid-19 di SDN Klepu 02 dengan aspek menonjol yang tampak adalah melibatkan peran orangtua dan lingkungan belajar siswa (84%), fokus pada literasi dan numerasi, perilaku hidup sehat, spiritual keagamaan, penguatan karakter dan budaya (78%), serta menyederhanakan materi pokok dalam sub-sub materi agar terarah (78%).

Comment

News Feed