by

Daripada Beli Saham, Lebih Baik Dana BPJS untuk Bantu Korban Korona

-Ekonomi-3,784 views

JAKARTA – Beberapa waktu lalu Direktur BPJS Ketenagakerjaan mengungkapkan ide dan komitmenya untuk membeli saham di bursa saham. Alasanya harga saham sedang murah, seiring dengan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang tengah mengalami tren penurunan.

“Momen seperti ini bisa dimanfaatkan untuk membeli barang bagus dengan harga yang murah. Tentunya dengan tetap memastikan terlebih dahulu kondisi fundamental dari emiten,” kata Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto di Gedung BEI, Jakarta, Senin (16/03/20)

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum FNPBI, Lukman Hakim menyatakan ketidak setujuannya dan menolak terlebih sekarang ini sedang terjadi wabah virus korona yang juga berdampak massif di kalangan pekerja atau buruh.

“Saya tidak setuju ya, dana pekerja di BPJS Ketenagakerjaan pada saat seperti ini (wabah korona) malah untuk membeli saham. Lebih baik digunakan untuk membantu atau mensubsidi pekerja yang terkena dampak virus korona,” terang Lukman melalui pesan singkat beberapa waktu lalu.

Lukman menambahkan situasi di industri saat ini sangat berat, banyak perusahaan yang berhenti beroperasi, pekerjanya dirumahkan, ada yang dibayar, tapi lebih banyak tidak dibayar. Banyak juga perusahaan yang tetap berjalan seperti dalam sektor manufaktur, seperti garmen dan tesktil.

Pada sektor ini banyak buruh perempuan yang terpaksa masuk kerja demi tetap mendapatkan upah, namun dengan pengamanan terhadap virus yang minim. Padahal dalam pasal 86 UU Nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan disebutkan bahwa setiap pekerja berhak atas keamanan dan keselamatan kerja. Hal itu menurut Lukman, wajib diberikan oleh pemberi kerja dan pemerintah.

Ketika ditanya bagaimana seharusnya perena BPJS Ketenagakerjaan dalam situasi saat ini, Lukman mengharapkan adanya aksi konkrit dari BPJS Ketenagakerjaan, yaitu memberikan atau mengeluarkan sejumlah dana untuk mensubsidi pekerja yang diliburkan, misalnya dengan mencairkan dana JHT kepada peserta terdampak. teknisnya bisa secara online. Tapi, lanjutnya, jika ada dana lain selain JHT, akan lebih bagus karena hak pekerja di hari tua tidak akan terganggu. Lukman merujuk pada dana hasil pengembangan melalui penyertaan modal atau investasi yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan.

Kemudian, usulnya yang lain adalah, BPJS Ketenagakerjaan harus menyediakan alat keselamatan berupa masker atau hand sanitizer atau pelindung lainya kepada pekerja yang terpaksa masih bekerja. Saat ini banyak perusahaan yang masih kurang menjamin keselamatan pekerjanya ditengah wabah virus korona.

“Jadi daripada untuk membeli saham, lebih baik untuk dana bantuan bagi pekerja dalam situasi darurat korona sekarang ini, jika perlu presiden membuat aturannya, sehingga bisa cepat diterapkan,” tutupnya.

Comment

News Feed