by

SKPD Diminta Turun Atasi Banjir, GPMI: Copot yang Kerjanya Elek-Elekan

-Polhukam-2,646 views

JAKARTA – Hujan dengan intensitas sedang hingga deras mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya pada malam pergantian tahun 2020. Akibatnya, sejumlah wilayah di ibu kota terendam banjir setelah diguyur hujan semalaman.

Hujan terjadi sejak Selasa 31 Desember 2019 hingga hari ini, Rabu (1/1/2020) dan masih terus mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya melalui akun twitternya @TMCPoldaMetro melaporkan sejumlah titik di Jakarta dan sekitarnya yang terendam banjir. Akibatnya, lalu lintas Jakarta di awal tahun 2020 ini tersendat.

Ketua Umum Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI) DKI Jakarta Syarief Hidayatulloh meminta semua pihak untuk tidak saling menyalahkan satu sama lain. Sebab, air hujan yang turun hari ini membawa berkah bagi semua.

“Semoga air hujan di awal tahun 2020 ini membawa berkah bagi kita semua,” ungkap Syarief, hari ini.

Lebih lanjut, Syarief meminta pihak Damkar yang masih di pimpin Plt dan pejabat ekselon 2 harus bekerja semaksimal mungkin.

“Kerahkan semua PPSU, Satpol PP untuk turun ke lapangan mengatasi banjir dan sentral ekonomi,” ucap Syarief.

Selain itu, Syarief meminta pintu-pintu air diberi penjagaan ekstra ketat oleh Satpol PP, PPSU, dan SKPD lainnya untuk bekerja salinh membantu memberikan pelayanan kepada masyarakat. Seperti halnya, BUMD Food Station Pasar Jaya yang harus tetap melayani masyarakat agar stok tidak tersendat.

“Evaluasi jika ada SKPD yang tidak bekerja secara maksimal. Dan masukan ini bisa menjadi bahan pertimbangan bagi Anies untuk mengkoreksi kinerja SKPD,” tambah Syarief.

Lebih jauh, Syarief menyebutkan pihaknya akan terus mendukung Gubernur DKI Jakarta untuk mengevaluasi semua kinerja anak buah Anies. GPMI juga akan mencatat semua yang tidak bekerja secara maksimal.

“Kita bergotong royong saling sinergi membantu masyarakat. Jika ada SKPD yang tidak bekerja secara maksimal, elek-elekan maka jangan ragu untuk di copot atau nonjobkan. Beberapa nama SKPD yang perlu di evaluasi sudah berada di kantong saya, nanti akan saya sampaikan kepada Gubernur hingga Walikota,” pungkasnya.

Comment

News Feed