by

23 Artis Hadiri Launching Gerakan Infaq Beras di Purwokerto

-Nasional-266 views

Purwokerto – 23 Artis Hijrah menghadiri acara launching Gerakan Infaq Beras (untuk anak yatim, penghafal Al-Qur’an dan Fiisabibillah) dan talk show Mustahil Lapar Dakwah Bersama SL Corp dan FUIBR di Hastina Convention Centre Hotel Java Heritage Purwokerto, Rabu (17/7/2019).

Ke 23 artis yang dimaksud itu adalah Teuku Wisnu, Arie Kuncoro, Dimas Sentowardhana, Mario Irwinsyah, Ricky C Pratama, Sofian Alop, Ori Vitrio, Zulfahri, Dion J Tantowi, Yusfiardi Thamrin, Reza Pranata, Fenita Jayanti, Doni Amaldi, Muhammad Irfan, Agus Rahman, Novandrian, Didi Sumantri, Ramita Amanda, Diera Ampera Bachir, Vebby Palwita, Luqmanulhakim, Rendy Saputra, Ricky Perdana.

Direktur Utama SL Corp Indra Wawan Mai Anggoro mengapresiasi para artis Al Hijrah yang menyempatkan hadir di acara tersebut dan diharapkan bisa menjadi contoh dalam kehidupan bermasyarakat.

“Launching Gerakan Infak Beras ini semoga menjadi salah satu amal kebaikan yang dapat membawa kita ke surga di Yaumul Kiamah,” ungkap Indra.

Sementara itu, Staf ahli bidang pemerintahan Cucun Sunarti berharap gerakan yang digagas SL Corp bisa membawa kebaikan untuk semua elemen masyarakat khususnya warga Banyumas.

Perwakilan artis Al Hijrah mengatakan jika hijrah dilakukan dengan baik, maka akan mendapatkan jaminan dari Allah. Mendapat derajat tertinggi dibanding manusia lain di bumi, diberi kelapangan, kedamaian dan ketentraman dalam hati.

“Berhijrah tidak mudah dipraktikkan banyak ujian yang akan dihadapi oleh mereka yang akan sungguh- sungguh berhijrah, para nabi dan Rasul juga banyak mengalami ujian, namun nabi dan rasul mampu menghadapi ujian tersebut dengan kesabaran,” kata mereka.

Ustadz Lukman yang ikut mengisi kajian itu juga mengingatkan dua elemen yang sangat diperhatikan didalam Al Quran yaitu anak Yatim dan Faqir Miskin. Kecuekan kita pada kedua elemen tersebut adalah salah satu ciri kedustaan kita dalam beragama.

“Infaq akan menjadikan seseorang dekat dengan pertolongan Allah SWT, yang tentu saja diperoleh karena hubungan yang baik dengan-Nya selanjutnya dengan berinfaq atau bersedakah seseorang akan terhindar dari murka, kecaman, dan amarah Allah SWT,” ucap Ustadz Lukman.

Masih kata dia, dengan berinfak dan bersedekah seseorang berarti telah menjadikan harta dan kekayaannya sebagai sarana hidup untuk mencapai kehidupan yang lebih baik dan abadi, bukan menjadikan hartanya tujuan akhir kehidupan.
“Sebaliknya, orang yang kikir berarti menjadikan hartanya sebagai tujuan hidup. Dengan memberi, seseorang terlepas dari perbudakan harta benda dan terbebas dari kecintaan yang berlebihan terhadap harta dan kekayaan,” tandasnya.

Launching Gerakan Infaq Beras (GIB) bersama SL Corp yaitu dengan diserahkannya secara simbolik karung beras dari Ustadz Lukman kepada Direktur SL Corp. Inisiator kegiatan tersebut adalah sdr Ustad Fuad Sirojudin Yahya (Ketua FUIBR).

Turut hadir dalam acara tersebut :
1. Ibu Cucun Sunarti (Staf Ahli Bidang Pemerintahan Pemda Kab Banyumas)
2. Kompol Zaenal Arifin, S.IP, M.H (Kabagops Polres Banyumas)
3. Kapten Sumartono (Danramil 1 Kodim 0701 Banyumas)
4. Sdr. Indra Wawan Mai Anggoro (Direktur Utama SL Corp)
5. Ustadz Lumanul Hakim (pengisi kajian)
6. Ustad Fuad Sirojudin Yahya (Ketua FUIBR).
7. Anggota FUIBR (Forum Umat Islam Banyumas).
8.Group MES (Masyarakat Ekonomi Syariah)
9. Komunitas Sibulan
10. Komunitas YOT (Young on Top)
11. Komunitas Banyumas Berdaya
12. IIBF Banyumas
13. Lazismu

Comment

News Feed