by

Usai Pertemuan dengan Keluarga Korban Pelanggaran Ham Masa Lalu, Mantan Anggota TGPF Kasus 98 Puji Jokowi

-Polhukam-799 views

JAKARTA – Mantan Anggota TGPF Tim Gabungan Pencari Fakta kasus kerusuhan 98 Ham Romo Ignatius Sandyawan Sumardi mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang pernah mengundang keluarga korban pelanggaran ham masa lalu.

Pasalnya, Presiden Jokowi melakukan pertemuan tersebut digelar di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (31/5/2018) pukul 15.00 WIB. Jokowi didampingi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, Jubir Presiden Johan Budi, dan staf khusus presiden bidang komunikasi Adita Irawati.

Seperti diketahui, Aksi Kamisan atau Aksi Payung Hitam Menolak Diam yang diadakan Jaringan Solidaritas Korban dan Keadilan (JSSK) sejak Kamis, 18 Januari 2007 di depan Istana dan rutin digelar tiap pekan. Hingga tanggal 24 Mei 2018, aksi Kamisan sudah digelar 539 kali. Massa Aksi Kamisan memiliki ciri khas berpakaian serba hitam dan menggunakan payung hitam. Ini adalah kali pertama presiden bertemu dengan massa aksi sejak 2007. Sampai saat ini aksi Kamisan sudah dilakukan sebanyak 568 kali.

“Saya apresiasi terhadap upaya Presiden Joko Widodo untuk mau mendengar keluarga korban,” ungkap aktivis Pembela Ham ini saat di temui di Sekretariat Ciliwung Merdeka Matraman Jaktim, hari ini.

Saat mendampingi di Istana, kubu JSKK menyampaikan Surat Pengakuan Pelanggaran Berat HAM untuk ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo sebagai pengakuan pemerintah terhadap pelbagai kasus HAM berat, surat itu dibawa ke Presiden Jokowi terkait dengan pengakuan pelanggaran berat HAM. Meskipun demikian, Presiden mengatakan dirinya meminta waktu untuk mempelajarinya.

Sandyawan menyakini kasus pelanggaran ham masa lalu bisa diungkap. Dia berharap laporan hasil temuan TGPF dimajukan ke proses penyidikan, sebab seperti di kasus Semanggi I korban dan saksi masih hidup.

“Gampang sekali diungkap, tinggal kemauan Presiden memerintahkan eksekutornya yaitu Kejaksaan Agung,” sebutnya.

Lebih jauh, Sandyawan juga memuji Jokowi yang sampai sekarang masih peduli dengan kaum miskin kota, terutama kelompok miskin urban.

“Saya harap Presiden Jokowi tetap terus memperhatikan masyarakat kecil dan jangan meninggalkan mereka,” tandasnya.

Comment

News Feed