by

JAT Dukung Rembuk Nasional 98

-Nasional-270 views

JAKARTA – Ratusan massa yang mengatasnamakan Jaringan Anti Teroris (JAT) menghadiri acara Rembuk Nasional Aktivis 98 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kedatangan mereka dalam kegiatan tersebut adalah untuk memberikan dukungan moril kegiatan yang digelar oleh para aktivis 98, salah satunya adalah mendukung gerakan deradikalisasi dan perlawanan terhadap intoleransi.

“Kami hadir di sini semata-mata untuk memberikan support kepada kawan-kawan aktivis 98 dalam agenda rembuk nasional melawan intoleransi, radikalisme dan terorisme,” kata koordinator JAT, Abu Basyid ketika ditemui wartawan di Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (7/7/2018).

“Fenomena terbaru, radikalisme dan terorisme kembali gentayangan di Bangil Pasuruan yakni ada ledakan bom. Ini harus di cegah dan masyarakat juga harus ikutan peka akan bahaya radikal di sekitarnya,” ujar Abu lagi.

Abu Basyid mengatakan perlawanan terhadap intoleransi, radikalisme dan terorisme juga merupakan poin penting yang menjadi konsentrasi pihaknya, apalagi di Indonesia, kasus radikalisme, intoleransi dan terorisme masih menjadi momok tersendiri bagi Indonesia.

“Radikalisme, intoleransi dan terorisme adalah musuh kita bersama. Kita sebagai generasi bangsa harus bahu-membahu melawan itu agar tidak mendegradasi moral dan mental anak cucu kita nanti,” ujarnya.

“Deradikalisasi dan perlawanan terhadap intoleransi dan terorosme bukan hanya tugas aktivis, kepolisian, pemerintah dan ulama, tapi tugas kita semua bangsa Indonesia,” tambahnya.

Lebih lanjut, Abu Basyid juga menaruh harapan besar apa yang dibahas oleh para aktivis 98 nanti dapat membuahkan hasil yang positif dan real sehingga apa yang menjadi tujuan mereka dapat terimplementasi dengan baik.

“Kami JAT sampaikan selamat berembuk dan semoga mendapatkan hasil yang real, bukan hanya sekedar pertemuan kosong semata. Dan semoga acaranya lancar sampai selesai,” tutupnya.

Perlu diketahui, bahwa hari ini ribuan aktivis 98 di seluruh Indonesia hadir di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat untuk melakukan rembuk nasional.

Dalam kegiatannya itu, mereka membahas bagaimana peran aktif para aktivis 98 dalam upaya melawan intoleransi, radikalisme dan terorisme di Indonesia.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed