by

Pengurus & Takmir Masjid Jami se Kota Bekasi Tolak Ceramah di Masjid Berbau Politik & Provokatif

Bekasi – Pengurus dan Takmir Masjid Jami se Kota Bekasi menolak segala bentuk politisasi Masjid. Mereka menyerukan agar masjid dikembalikan sesuai dengan fungsinya, yakni sebagai tempat ibadah dan menolak segala bentuk ceramah provokatif untuk kepentingan politik tertentu.

“Kami menyatakan siap menjaga peran dan fungsi masjid sebagai tempat ibadah kepada Allah. Pusat gerakan dakwah, pendidikan dan kegiatan sosial keagamaan lainnya,” tegas Ketua DKM Al Falah Irwan Dauani saat membacakan deklarasinya disela-sela Halal Bihalal bertajuk “Dengan Semangat Ukhuwah Islamiyah Mari Kita Makmurkan Masjid dengan Khittahnya dan Tolak Politik Praktis di Masjid” di Masjid Jami Al Falah, Jl. Patriot, Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Selasa (3/7/2018).

Lebih lanjut, Irwan mengatakan pihaknya juga ikut menyerukan kepada umat Islam ikut turut serta terlibat aktif dalam menjaga dan memakmurkan Masjid sebagai tempat ibadah dan tempat menyampaikan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin.

Selain itu, kata dia, harus selalu menjaga suasana keummatan yang kondusif, harmoni dan serta menghargai perbedaan yang ada agar tercipta kehidupan yang dinamis, ukhuwah dan damai. Takmir Masjid se Kota Bekasi itu juga menyatakan dengan tegas menolak segala bentuk ceramah provokatif dan kegiatan lainnya yang ditujukan untuk kepentingan politik praktis.

“Menjaga persatuan dan kesatuan untuk terciptanya kota Bekasi yang cerdas, bermartabat dan religus serta Indoneia yang baldatul thoyyibatun warobbul ghofur,” tukasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed