by

Sentil Anies Sandi, Pengadaan Tong Sampah Berujung Pemborosan Anggaran yang Tak Bisa Dimaafkan

Jakarta – Pemerintahan Anies Baswedan-Sandiaga Uno kembali mendapat sorotan dan panen kritikan. Penyebabnya, pengadaan 2.600 tong sampah di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta. Pengadaan tong sampah itu mendapat sorotan warga net dan viral di media sosial karena nilai benda buatan Jerman tersebut mencapai Rp 9,6 miliar.

Pengamat Pengamat Anggaran Politik dan Direktur Center For Budget Analysis (CBA) mengaku tak habis pikir dengan kebijakan Anies Sandi. Menurutnya, pengadaan tong sampah itu benar-benar pemborosan anggaran yang tak bisa dimaafkan.

“Pengadaan tong sampah benar-benar pemborosan anggaran yang gak bisa dimaafkan,” tegas Uchok, hari ini.

Dia pun mempertanyakan alasan harus impor tong sampah buatan Jerman tersebut. Justru, kata dia, hanya menghabiskan APBD DKI.

“Ngapain harus impor, Pemprov DKI mau sok-sok an dan gengsi. Yang ada hanya merugikan pembayaran pajak DKI,” bebernya.

Masih kata dia, pengadaan tong sampah ini lebih baik diaudit saja dan meminta aparat hukum bisa masuk untuk segera melakukan penyelidikan. Seperti memang ada kesengajaan, agar tong sampah ini import agar aparat hukum susah mengungkap adanya dugaan dalam belanja tong sampah tersebut.

“BPK bersama dengan KPK harus turun untuk menyelidiki kasus ini,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed