by

IPHI dan MUI Sebut Umat Islam Wajib Berpolitik, Tapi Jangan Politisasi Masjid

-Polhukam-116 views

JAKARTA – Politisiasi masjid atau menjadikan masjid sebagai lapak politik praktis memang tengah menjadi persoalan yang harus segera diluruskan. Bahwa masjid adalah sarana untuk berdakwah dan beribadah dalam rangka meningkatkan kualitas ibadah, bukan untuk menggalang suara politik tertentu.

Hal ini seperti yang disampaikan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bekasi, KH Basumi. Dalam keterangannya, Islam sama sekali tidak melarang adanya Shiyasah (politik). Hanya saja menjadikan masjid sebagai lahan politik merupakan sesuatu yang salah kaprah.

“Bahwa umat Islam wajib berpolitik, akan tetapi harus pada tempatnya dan masjid bukan tempatnya untuk dijadikan praktek politik praktis,” kata Kiyai Basumi di tengah-tengah kegiatan Tablih Akbar dan Deklarasi “Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah Dan Ketakwaan Kepada Allah SWT, Tolak Radikalime Dan Berkampanye Politik Praktis Di Masjid” oleh Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) di Masjid Al Azhar, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (29/5/2018).

Ia juga mengatakan bahwa MUI sendiri telah menyatakan melarang kegiatan politik praktis apapun di dalam mimbar-mimbar masjid.

“MUI juga telah merapatkan, bahwa dilarang bagi siapapun berkampanye politik di masjid,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, ketua pelaksana kegiatan, KH Momon Zaenal Arifin mengatakan bahwa umat Islam sudah cerdas dalam berpolitik. Ia menilai persoalam pilihan politik sudah menjadi domain private masing-masing jamaah dan umat Islam.

“Artinya bahwa umat Islam harus cerdas dan wajib berpolitik untuk menentukan pilihannya, akan tetapi masjid bukan tempatnya untuk dijadikan praktek politik praktis,” kata Kiyai Momon.

Lebih lanjut, Kiyai Momon pun mengatakan seluruh jamaah yang notabane adalah takmir dan pengurus DKM masjid di seluruh Bekasi serta warga masyarakat sekitar sudah sepakat untuk menolak kampanye politik praktis masuk dan berkumandang di mimbar-mimbar masjid.

“Oleh karena itu jamaah yang hadir sepakat menolak politik praktis di masjid dan memfungsikan masjid sebagai tempat sarana ibadah dan berdakwah syiar Islam, dan masjid untuk pemersatu umat,” tegasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed