Teror Bom Pengalihan Isu, Eks Napiter Sofyan Tsauri: Teroris Itu Fakta, Tuduhan Itu Jahat & Keji !

Jakarta – Mantan Napi Teroris (Napiter) Muhammad Sofyan Tsauri menilai tudingan bahwa teror bom sebagai upaya pengalihan isu adalah tudingan jahat dan keji.

“Teroris itu fakta. Saya bilang tuduhan pengalihan isu itu jahat dan keji,” tegas Sofyan.

Hal itu mengemuka dalam diskusi publik bertema “Teroris Gentayangan, Reformasi Belum Selesai” di UP2YU Resto and Cafe Hotel Ibis Jakarta, Senin (21/5/2018).

Lebih lanjut, Sofyan mengingatkan kepada seluruh stakeholder agar berhati-hati dengan adanya konflik, karena munculnya konflik justru membuat paham radikal (teroris) itu semakin tumbuh subur.

Dia juga mengklarifikasi tudingan-tudingan liar yang sengaja di viralkan untuk menyudutkan posisinya. Yakni dirinya menegaskan bahwa Sofyan Tsauri bukan anggota brimob pencetak teroris apalagi intel.

“Saya bukan anggota Brimob dan intel. Tapi saya shabara,” tuturnya.

Masih kata dia, akibat tuduhan Habib Rizieq bahwa dirinya sebagai intelijen justru membuat nyawa terancam saat di penjara. Kata dia, hampir 2 kali ada upaya pembunuhan.

“Saya nyaris dibunuh 2 kali. Saya bukan intelijen,” kata dia.

“Kalau saya intelijen gak mungkin sampai usaha saya di bredel. Bahkan istri saya ditangkap dan masuk penjara 3 bulan,” tukasnya.